New Policy: Surabaya Vaganza 2026 Resmi Masuk Kharisma Event Nusantara Kemenekraf, Dongkrak Pariwisata
Surabaya Vaganza 2026 Ditetapkan Sebagai Kharisma Event Nusantara Kemenekraf
New Policy – Acara tahunan Surabaya Vaganza, yang dikenal dengan nama Festival of Lights: Garden of Hope 2026, telah resmi dimasukkan ke dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) Republik Indonesia. Pengumuman ini memberikan dorongan positif bagi Kota Surabaya, sebagai pengakuan terhadap keunggulan dan potensi pariwisata daerah tersebut.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengungkapkan kebahagiaan atas pencapaian ini. Menurutnya, antusiasme masyarakat terus meningkat setiap tahun, yang menjadi dasar keberhasilan acara. Tahun ini, gelaran Surabaya Vaganza berlangsung pada Sabtu (16/5) malam, dengan pementasan yang semarak dan menarik perhatian ribuan pengunjung.
Event ini menarik partisipasi dari berbagai wilayah, termasuk Jember, Probolinggo, Semarang, serta daerah luar Jawa. Perubahan waktu penyelenggaraan dari siang ke malam dianggap sebagai inovasi yang berhasil menambah daya tarik acara. Masuknya Surabaya Vaganza ke KEN 2026 diharapkan meningkatkan citra kota dan berkontribusi signifikan pada perekonomian lokal.
Dampak ekonomi terlihat dari peningkatan okupansi hotel dan dinamika usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selama acara, kunjungan wisatawan meningkat 12,5 persen, sementara tingkat okupansi hotel naik sekitar 4 persen. Kemenekraf mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kota Surabaya dalam menghadirkan kegiatan berkualitas yang mampu menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Kolaborasi Memperkuat Sukses Acara
Perayaan Surabaya Vaganza berjalan lancar berkat kerja sama berbagai pihak, seperti komunitas, Forkopimda, dan pemangku kepentingan. Eri Cahyadi menegaskan bahwa partisipasi warga Surabaya sangat berperan dalam menyukseskan acara. “Antusiasme masyarakat melebihi ekspektasi, dengan pengunjung datang dari berbagai daerah dan bahkan mancanegara,” katanya.
“Surabaya Vaganza tidak hanya simbolis, tetapi juga memberikan kontribusi konkret bagi kota. Ini bentuk perayaan yang memperkuat ekonomi lokal,” ujar Eri Cahyadi.
Keberhasilan acara ini juga didukung oleh masuknya event lain seperti Rujak Uleg ke dalam KEN. Sinergi positif ini diperkuat oleh partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, yang menunjukkan semangat gotong royong dalam pengembangan pariwisata.
Penutupan acara diakhiri dengan pesta kembang api yang spektakuler, sebagai tanda penyelesaian kegiatan dan harapan untuk masa depan yang lebih cerah. Pemkot Surabaya berharap partisipasi masyarakat di tahun depan akan semakin luas, mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.