Solution For: Pertamina Tanggapi Cepat Keluhan Konsumen SPBU Pertamina Toboli: Pastikan Tak Ada Kecurangan
Solution For: Pertamina Cepat Tanggapi Keluhan Konsumen SPBU Toboli dan Pastikan Tidak Ada Kecurangan
Solution For menjadi fokus utama Pertamina dalam merespons keluhan konsumen terkait pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 74.944.01 Toboli, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Perusahaan langsung melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan bahwa tidak ada praktik kecurangan dalam proses penyaluran BBM di lokasi tersebut. Langkah cepat ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam menjaga kualitas layanan dan kepercayaan masyarakat.
Proses Investigasi dan Penjelasan Pertamina
Keluhan yang muncul di media sosial pada Minggu (17/5) menyoroti dugaan ketidaksesuaian jumlah BBM yang diisikan oleh SPBU Toboli. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan bahwa transaksi berjalan sesuai standar dan tidak ada indikasi kecurangan. Tim investigasi perusahaan melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk meninjau rekaman CCTV dan sistem transaksi di SPBU tersebut.
Sebagai bagian dari upaya transparansi, Pertamina juga menguji dispenser BBM untuk memastikan alat beroperasi dalam batas toleransi yang diizinkan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa semua data tercatat akurat, sehingga memperkuat kepercayaan konsumen. “Pengisian 20 liter atau senilai Rp200 ribu akurat,” jelas Sales Branch Manager (SBM) I Fuel Pertamina Patra Niaga, Made Bilan, dalam pernyataannya.
Pengawasan dan Komitmen ke Transparansi
Dalam merespons keluhan konsumen, Pertamina mengimbau masyarakat untuk memastikan dispenser berada di angka nol sebelum pengisian dimulai. Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa pengawasan kualitas layanan adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan publik. “Pertamina terus berupaya memastikan seluruh fasilitas penyaluran BBM berfungsi optimal,” tambahnya.
Langkah ini tidak hanya terbatas pada SPBU Toboli, tetapi juga mencakup berbagai wilayah lain. Sebelumnya, Pertamina melakukan inspeksi di Jawa Timur dan Kalimantan untuk menangani dugaan pelanggaran kualitas BBM. Di Banjarmasin, misalnya, ada laporan bahwa Pertalite dicampur air, yang membuat perusahaan berkomitmen untuk mengecek setiap laporan dengan Solution For.
Pengelolaan Keluhan dan Penguatan Tata Kelola Layanan
Tim Pertamina menekankan bahwa proses pengelolaan keluhan konsumen dilakukan secara profesional dan transparan. Masyarakat dianjurkan melaporkan kendala layanan atau dugaan pelanggaran melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135. Laporan tersebut akan ditangani dengan solusi yang berfokus pada kepuasan pelanggan. “Solusi untuk masalah BBM terus kita cari, baik melalui inspeksi langsung maupun evaluasi berkala,” ujar Lilik.
Dewan Komisaris Pertamina juga melakukan kunjungan ke SPBU di Belitung untuk memastikan distribusi BBM transparan dan merata di wilayah terpencil. Langkah ini menjadi bukti bahwa Solution For tidak hanya terbatas pada keluhan lokal, tetapi juga meliputi upaya nasional untuk meningkatkan tata kelola layanan. Pertamina menegaskan bahwa semua fasilitas penyaluran BBM akan terus dipantau guna menjaga standar operasional serta ketentuan metrologi.
Implementasi Solution For di Berbagai Wilayah
Dalam mengatasi keluhan konsumen, Pertamina tidak hanya fokus pada SPBU Toboli, tetapi juga memperkuat sistem pengawasan di seluruh jaringan. Pemeriksaan berkala dan penggunaan teknologi CCTV menjadi alat penting dalam memastikan tidak ada kecurangan. “Solusi untuk memperbaiki kualitas BBM berupa peningkatan prosedur pengawasan dan pelatihan staf,” jelas Lilik.
Komitmen Pertamina terhadap Solution For juga mencakup peningkatan komunikasi dengan konsumen. Perusahaan aktif membagikan informasi melalui berbagai saluran, termasuk media sosial, untuk menjawab pertanyaan dan meningkatkan keterlibatan masyarakat. “Kami terus berupaya menjaga kualitas BBM dan kepuasan pelanggan,” pungkasnya, menegaskan bahwa setiap keluhan akan direspons dengan tindakan konkret.