Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Special Plan: Bapenda Kaltara Beri Sembako untuk Pembayar Pajak Kendaraan Malinau di Hari Sabtu, Dorong Peningkatan PAD

Published Juni 28, 2026 · Updated Juni 28, 2026 · By Susan Thomas

Bapenda Kaltara Luncurkan Program Khusus Sembako untuk Pembayar Pajak Kendaraan di Hari Sabtu

Special Plan - Program khusus yang diberi nama "Special Plan" menjadi inisiatif menarik dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalimantan Utara (Kaltara) dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di Kabupaten Malinau, wajib pajak yang membayar pajak kendaraan pada hari Sabtu akan mendapatkan bantuan sembako sebagai bentuk apresiasi. Inisiatif ini bertujuan mengoptimalkan PAD melalui pengurangan hambatan pembayaran pajak, khususnya bagi masyarakat yang sibuk selama hari kerja. Dengan menyesuaikan jadwal layanan Samsat, Bapenda Kaltara berharap membangun kebiasaan positif dalam melunasi kewajiban pajak.

Penyesuaian Jadwal Pelayanan dan Kolaborasi dengan PT Jasa Raharja

Program "Special Plan" di Malinau diluncurkan oleh Bapenda Wilayah Malinau yang dipimpin Aan Hartono. Kebijakan ini merupakan hasil kolaborasi dengan PT Jasa Raharja, yang memperluas akses layanan Samsat hingga hari Sabtu. Hal ini dilakukan agar warga memiliki fleksibilitas dalam memenuhi kewajiban pajak tanpa mengorbankan waktu kerja mereka. “Kami percaya bahwa program ini mendorong partisipasi wajib pajak secara signifikan, terutama di hari libur kerja,” jelas Aan Hartono dalam wawancara terpisah.

Kebijakan ini tidak memerlukan syarat tambahan. Hanya dengan mengajukan pembayaran pajak kendaraan pada hari Sabtu, wajib pajak berhak menerima hadiah berupa bantuan sembako. Sebagai bagian dari "Special Plan", pemerintah daerah menargetkan peningkatan realisasi pajak kendaraan bermotor (PKB) dan biaya balik nama kendaraan (BBNKB) dalam jangka waktu tertentu. Dalam tiga minggu terakhir, kebijakan ini mulai menunjukkan hasil yang positif, dengan adanya peningkatan jumlah peserta program dan minat masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini.

Hasil Pencapaian PAD pada Tahun 2026

Hingga Jumat (26/6/2026), realisasi PKB di UPTD Bapenda Wilayah Malinau mencapai 29 persen dari target Rp11,5 miliar, sedangkan BBNKB tercatat sebesar 25 persen dari rencana Rp15 miliar. Meski angka ini masih di bawah target, Bapenda Kaltara optimis bahwa "Special Plan" akan meningkatkan keterlibatan wajib pajak secara signifikan. Penggunaan hari Sabtu sebagai hari pengumpulan pajak menjadi strategi efektif, terutama mengingat adanya ketidakpastian ekonomi global yang memengaruhi daya beli masyarakat.

“Komitmen kami terhadap peningkatan PAD terus diperkuat melalui berbagai inovasi, seperti program khusus ini,” kata Aan Hartono. Peningkatan PAD yang diharapkan akan berdampak pada pengembangan infrastruktur dan layanan publik di Malinau. Selain itu, Bapenda Kaltara juga fokus pada peningkatan kesadaran pajak, dengan memperkenalkan berbagai metode komunikasi yang efektif. "Special Plan" dianggap sebagai bagian dari upaya transformasi layanan administrasi pajak yang lebih ramah dan inklusif.

Respon Masyarakat dan Manfaat Praktis

Program "Special Plan" mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga menyebutkan bahwa hadiah sembako memberikan motivasi tambahan untuk melakukan pembayaran pajak tepat waktu. Misalnya, Mardiana, salah satu wajib pajak, menyatakan bahwa inisiatif ini memudahkan proses pembayaran, terutama karena pajak kendaraannya jatuh tempo di awal Juli. “Hadiah ini seperti hadiah kecil yang membuat saya merasa dihargai,” katanya.

Di sisi lain, Nafsah, seorang pengemudi truk, menilai program ini sangat membantu bagi masyarakat yang memiliki waktu luang di hari Sabtu. “Saya bisa menyelesaikan pembayaran pajak tanpa mengganggu rutinitas kerja di hari kerja,” tambahnya. Bapenda Kaltara berharap program ini tidak hanya meningkatkan PAD, tetapi juga membangun kepercayaan wajib pajak terhadap proses pengumpulan pajak. Selain itu, program ini juga diharapkan menjadi contoh inovasi daerah dalam memperkuat partisipasi masyarakat terhadap pajak.

Penyesuaian Strategi Berdasarkan Kebutuhan Masyarakat

Penyesuaian jadwal pelayanan Samsat di hari Sabtu menjadi bagian dari "Special Plan" bertujuan mengakomodasi kebutuhan masyarakat. Banyak warga Malinau memang menyebutkan bahwa hari Sabtu adalah hari yang paling tepat untuk melakukan pembayaran pajak, karena kebanyakan aktivitas utama dilakukan pada hari kerja. Dengan adanya "Special Plan", Bapenda Kaltara berupaya memperluas cakupan pelayanan dan memastikan setiap wajib pajak merasa nyaman dalam mengikuti proses administrasi.

Sebagai bagian dari program ini, Bapenda Kaltara juga memberikan edukasi tentang pentingnya pajak untuk pembangunan daerah. Mereka mengadakan sesi informasi di Kantor Samsat, menjelaskan manfaat pajak dan cara pengisian formulir secara online. “Special Plan” ini diharapkan tidak hanya mendorong peningkatan PAD, tetapi juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, program ini memberikan ruang bagi warga untuk terlibat secara aktif dalam proses pengumpulan pajak.

Perspektif Masa Depan dan Harapan Pemangku Kepentingan

Kebijakan "Special Plan" di Malinau menjadi bukti komitmen Bapenda Kaltara dalam mendorong partisipasi wajib pajak. Sebagai bagian dari perencanaan keuangan daerah, program ini dirancang untuk menjangkau segmen masyarakat yang lebih luas, termasuk pengusaha kecil, pelajar, dan pekerja. Dengan memberikan hadiah berupa sembako, Bapenda Kaltara ingin menciptakan suasana yang lebih menarik dan memotivasi wajib pajak untuk aktif dalam pengumpulan pajak.

Pemimpin Bapenda Wilayah Malinau juga berharap program ini menjadi inspirasi bagi daerah lain. “Kami percaya bahwa strategi seperti 'Special Plan' bisa diadopsi oleh kabupaten/kota lain sebagai upaya meningkatkan PAD secara bertahap,” ujar Aan Hartono. Dalam jangka panjang, kebijakan ini diharapkan menjadi bagian dari pola kepatuhan pajak yang berkelanjutan. Bapenda Kaltara terus melakukan evaluasi terhadap program ini, termasuk mengukur efektivitas hadiah sembako dalam meningkatkan realisasi pajak. Dengan berbagai upaya ini, PAD Malinau diperkirakan akan tumbuh secara signifikan di tahun 2026.