Uncategorized
⚡ Anda membaca versi AMP yang dioptimalkan — Lihat versi lengkap →
Uncategorized

Special Plan: Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusif, BRI Perkuat Pertumbuhan Berkelanjutan

Mary Smith ⏱ 3 min read

BRI Perkuat Pertumbuhan Berkelanjutan melalui Special Plan

Komitmen Ekonomi Hijau dan Inklusif dalam Strategi BRI

Special Plan – Dalam upaya mendorong ekonomi hijau dan inklusif, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memperkenalkan Special Plan sebagai strategi utama untuk memperkuat pertumbuhan berkelanjutan. Seiring dengan meningkatnya kesadaran global terhadap pentingnya transisi ekonomi ke model yang ramah lingkungan, BRI mengintegrasikan prinsip ESG (Environmental, Social, dan Governance) ke dalam seluruh operasional bisnisnya. Hal ini tidak hanya sebagai kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan. Special Plan dianggap sebagai pilar utama dalam mengarahkan BRI menuju peningkatan kinerja ekonomi yang lebih hijau dan inklusif.

Dalam konferensi pers pelaporan kinerja keuangan triwulan pertama 2026 di Jakarta, Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu R.K. menjelaskan bahwa ESG telah menjadi bagian integral dari visi bank tersebut. Special Plan mencakup pembiayaan berkelanjutan yang ditujukan untuk mendukung sektor-sektor yang berkontribusi pada pengurangan emisi karbon, penguatan ketahanan sosial, dan pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Sampai akhir Maret 2026, BRI telah menyalurkan dana berupa Pembiayaan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) sebesar Rp718,8 triliun, atau 53% dari total pinjaman. Dana ini dirancang untuk mempercepat akses keuangan bagi UMKM dan menciptakan peluang kerja yang berdampak positif.

Penyaluran Kredit Berkelanjutan dan Struktur Aset

Kebijakan Special Plan juga mencakup pengembangan Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) dengan nilai Rp96,6 triliun, atau 7,1% dari total pinjaman. Dana ini dialokasikan ke sektor-sektor strategis seperti energi terbarukan, transportasi ramah lingkungan, dan bangunan hijau. Pembiayaan berkelanjutan diimbangi dengan penguatan struktur aset melalui Sustainable Wholesale Funding, yang hingga triwulan I 2026 mencapai Rp39,3 triliun, atau 78,2% dari dana yang disalurkan ke sektor besar. Hal ini menunjukkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan dalam rangkaian strategi BRI.

“Special Plan menegaskan bahwa keberlanjutan di BRI bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan, tetapi telah menjadi bagian dari strategi pertumbuhan utama,” ujar Viviana Dyah Ayu R.K. dalam konferensi pers.

BRI terus mengembangkan inisiatif-inisiatif khusus dalam Special Plan untuk memperkuat ekonomi hijau. Salah satu contohnya adalah program Growpreneur dan Pengusaha Muda BRILiaN yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan kapasitas UMKM. Selain itu, BRI juga berperan dalam konservasi laut melalui BRILiaN Dive Club, yang beroperasi di wilayah seperti Papua, Sulawesi, Bali, Kepulauan Seribu, dan Maluku. Inisiatif-inisiatif ini memperlihatkan komitmen bank dalam menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang lebih luas.

Kinerja Ekonomi dan Pencapaian dalam Special Plan

Pelaksanaan Special Plan telah membawa dampak signifikan pada kinerja ekonomi BRI. Laba bersih konsolidasian pada kuartal I 2023 mencapai Rp15,5 triliun, naik 13,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Total dividen tunai yang disalurkan pada periode yang sama mencapai Rp52,1 triliun, atau setara Rp346 per saham. Dengan Special Plan, BRI berhasil mempercepat akses keuangan bagi masyarakat pedesaan dan kota kecil, serta meningkatkan kapasitas sektor produktif. Selain itu, kredit usaha rakyat (KUR) di Makassar menjadi penopang utama bagi UMKM di Sulawesi Selatan dan wilayah timur Indonesia, menunjukkan keberhasilan strategi ini dalam memperkuat ekonomi lokal.

Dalam mencapai target penyaluran kredit berkelanjutan sebesar Rp796 triliun, BRI tidak hanya fokus pada keberlanjutan lingkungan, tetapi juga pada pengembangan ekonomi inklusif. Special Plan menjadi alat untuk menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan inovasi keuangan yang ramah lingkungan. Dana ini menjamin ketersediaan sumber daya finansial bagi pelaku usaha yang berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan sosial. Dengan pendekatan ini, BRI terus memperlihatkan perannya sebagai bank yang proaktif dalam transisi ekonomi hijau.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menekankan bahwa Special Plan memungkinkan BRI untuk menjadi bank dengan portofolio pembiayaan berkelanjutan terbesar di Indonesia. Pemetaan dan pelaporan pendapatan yang terkait dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dalam Sustainability Report menunjukkan transparansi dan komitmen BRI terhadap keberlanjutan. Dengan pelaksanaan program ini, BRI berharap dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga lingkungan hidup dan kesejahteraan sosial.

Bagikan artikel ini