Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Special Plan: IIF Kolaborasi dengan Arkora Hydro, Dukung Pembiayaan Energi Terbarukan di Indonesia

Published Mei 25, 2026 · Updated Mei 25, 2026 · By Mark Martin

IIF dan Arkora Hydro Meluncurkan Special Plan untuk Mendukung Pembiayaan Energi Terbarukan di Indonesia

Special Plan - Kolaborasi strategis antara PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) dan PT Arkora Hydro Tbk melalui Special Plan baru menjadi langkah penting dalam mempercepat transisi energi Indonesia. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Fasilitas Penjaminan yang memberikan jaminan keuangan hingga Rp645 miliar, dengan tujuan menguatkan kredibilitas proyek sukuk hijau yang akan diterbitkan Arkora Hydro pada 2026. Special Plan ini menunjukkan komitmen kedua pihak untuk memperluas akses pendanaan ke sektor energi berkelanjutan, yang menjadi prioritas utama dalam roadmap keberlanjutan negara.

Kemitraan Berkelanjutan untuk Pembiayaan Infrastruktur Hijau

Dalam pernyataan di Jakarta, Senin 9 Mei 2025, Presiden Direktur IIF, Rizki Pribadi Hasan, menekankan peran perusahaan sebagai mitra kunci dalam transformasi energi nasional. Ia mengatakan bahwa Special Plan dengan Arkora Hydro bukan hanya mengembangkan proyek pembangkit listrik tenaga air, tetapi juga mendorong penerapan kebijakan pendanaan yang lebih inklusif untuk proyek strategis lainnya. Kolaborasi ini diperkuat oleh pengalaman IIF selama dua dekade dalam mendukung infrastruktur hijau, termasuk keberhasilan penerbitan obligasi hijau Arkora Hydro pada 2023.

Special Plan ini menjadi bagian dari upaya IIF untuk mengoptimalkan kapasitas keuangan dalam mendukung agenda transisi energi yang diharapkan mencapai net zero emission pada 2060. Dengan menempatkan 22% dari total portofolio ke sektor energi terbarukan, IIF menunjukkan komitmen kuat terhadap keberlanjutan lingkungan. Fasilitas penjaminan ini juga dirancang untuk memperkuat daya saing proyek energi hijau, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan persaingan investasi internasional.

Langkah Strategis untuk Membangun Ekosistem Pendanaan

Keberhasilan kerja sama antara IIF dan Arkora Hydro di bawah Special Plan menunjukkan potensi pendanaan strategis dalam mempercepat proyek pembangunan berkelanjutan. Rizki Hasan menjelaskan bahwa fasilitas penjaminan ini menjadi alat untuk meningkatkan akses investor ke proyek yang sebelumnya terbatas karena risiko finansial tinggi. Dengan pengalaman selama dua dekade, IIF telah menjadi pelaku utama dalam membangun ekosistem pendanaan yang mendukung sektor energi hijau, kesehatan, dan pelabuhan.

Special Plan juga membuka peluang untuk menarik partisipasi lebih banyak pemain keuangan di Indonesia. Rizki menyoroti bahwa strategi ini berfokus pada inovasi dalam instrumen pembiayaan, seperti sukuk hijau, obligasi, dan investasi langsung, untuk memastikan proyek energi terbarukan dapat bertahan dalam jangka panjang. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mencapai swasembada energi nasional, sekaligus menjawab kebutuhan akan sumber daya listrik yang lebih ramah lingkungan.

Pada 2023, IIF telah membantu Arkora Hydro menerbitkan obligasi hijau senilai Rp1,5 triliun yang dicari oleh investor hingga empat kali lipat. Fakta ini menunjukkan kepercayaan pasar terhadap model pendanaan yang diterapkan dalam Special Plan. Rizki menambahkan bahwa fasilitas penjaminan ini tidak hanya menguntungkan Arkora Hydro, tetapi juga memberikan ruang bagi perusahaan lain untuk berpartisipasi dalam proyek transisi energi yang berdampak luas.

Sebagai bagian dari strategi ekosistem pendanaan, IIF berupaya memperluas jangkauan pendanaan ke sektor telekomunikasi dan infrastruktur digital. Dengan kehadiran perusahaan dalam berbagai bidang, Special Plan menjadi pilar penting dalam mengintegrasikan manajemen risiko iklim ke dalam strategi bisnis. Hal ini tercermin dalam pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 32,3 persen, mencapai Rp255,1 miliar, yang didukung oleh peningkatan aset produktif sebesar 2,0 persen. Total aset perusahaan mencapai Rp15,4 triliun, memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam mengejar target Net Zero Emission 2060.

Langkah IIF dan Arkora Hydro dalam Special Plan ini tidak hanya menjadi contoh kerja sama yang produktif, tetapi juga memperlihatkan kemampuan Indonesia dalam mengelola proyek energi hijau secara mandiri. Dengan memperkuat kredibilitas proyek sukuk hijau, program ini diharapkan mendorong lebih banyak investasi domestik dan luar negeri untuk mengembangkan sumber daya energi yang ramah lingkungan. Kedua perusahaan sepakat menjaga komunikasi terbuka dengan pihak terkait, termasuk regulator dan masyarakat, untuk memastikan keberlanjutan proyek di masa depan.