Topics Covered: Indonesia Kini Punya Domain AI
Indonesia Kini Punya Domain AI
Topics Covered – KORIKA, lembaga riset dan inovasi industri kecerdasan buatan (AI) di Indonesia, resmi meluncurkan domain .ai.id sebagai identitas digital eksklusif untuk ekosistem AI nasional. Domain ini merupakan langkah strategis yang mencerminkan komitmen Indonesia dalam memperkuat keberadaan teknologi AI di Tanah Air. Peluncuran .ai.id dilakukan secara bertahap sejak Juni 2026, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia sebagai pusat pengembangan AI di Asia Tenggara hingga tahun 2030.
Dukungan untuk Penguatan Identitas Digital
Topics Covered juga menjadi bagian dari Strategi Nasional AI Indonesia, yang bertujuan meningkatkan kemampuan pemanfaatan AI dalam berbagai sektor. Hammam Riza, Ketua Umum KORIKA, menegaskan bahwa domain .ai.id bukan sekadar simbol, tetapi juga deklarasi bahwa Indonesia memiliki ruang digital yang mandiri dalam industri teknologi canggih ini. Menurutnya, dengan domain khusus, para pelaku AI dapat menonjolkan karya mereka secara lebih terstruktur.
“Peluncuran .ai.id merupakan tanda bahwa Indonesia tidak hanya mengikuti tren global, tetapi juga membangun ekosistem AI yang unik dan berdaulat. Kami ingin setiap inovasi digital bangsa Indonesia memiliki ruang untuk dikenal dan diakui secara internasional,” tutur Hammam dalam pernyataan resmi, Jumat (28/5/2026).
Ekosistem AI Indonesia yang Berkembang
Peluncuran domain .ai.id disambut positif oleh komunitas ekosistem AI Indonesia. Sejak awal fase registrasi, sekitar 300 pengguna sudah memanfaatkan domain ini sebagai identitas mereka. KORIKA menyatakan bahwa jumlah anggota komunitas mereka melebihi 4.000 orang, dengan sebagian besar fokus pada pengembangan teknologi dan inovasi di bidang AI.
Data dari Indonesia AI Report 2025 menunjukkan bahwa 45 persen pelaku usaha di negeri ini telah menerapkan teknologi AI, dengan pertumbuhan mencapai 47 persen secara tahunan. Angka ini menempatkan Indonesia di posisi teratas di kawasan Asia Tenggara. Keberadaan .ai.id diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan dalam membangun platform digital yang representatif.
Topics Covered juga menyoroti peran PANDI dalam mengelola registrasi domain .ai.id. Dengan kolaborasi antara KORIKA dan PANDI, proses pendaftaran domain ini dibagi menjadi empat fase yang bertahap. Fase pertama, Sunrise, memberi kesempatan kepada pemilik merek terdaftar untuk mengklaim nama domain secara eksklusif. Fase Grandfather membuka peluang bagi pengguna domain .id yang sudah aktif sebelumnya, sementara fase Landrush dan General Availability menjadi bagian dari fase pendaftaran umum.
Langkah Strategis untuk Masa Depan
Kehadiran .ai.id menandai awal dari penguatan identitas digital Indonesia di ranah AI. Domain ini diperkirakan akan berdampak signifikan pada transformasi digital nasional, terutama dalam meningkatkan partisipasi generasi muda di bidang teknologi. Pemerintah telah menegaskan dukungan melalui tiga pilar kebijakan AI yang berfokus pada inovasi, edukasi, dan kolaborasi antar sektor.
Topics Covered menyoroti bahwa peluncuran domain .ai.id adalah bagian dari upaya menumbuhkan ekosistem AI yang lebih solid. Dengan adanya domain khusus, diharapkan muncul ribuan startup AI yang menjadi bagian dari inovasi digital di masa depan. Hammam Riza menambahkan bahwa langkah ini memperkuat peneguhan Indonesia sebagai pusat kecerdasan buatan Asia Tenggara.
Telkom Indonesia AI Center of Excellence menjadi salah satu pelaku yang mendukung keberhasilan ekosistem AI nasional. Dengan empat pilar strategis, mereka berperan aktif dalam mempercepat digitalisasi pemerintahan dan industri. Namun, meski potensi pengembangan AI di Indonesia sangat besar, tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan akses teknologi masih menjadi hambatan yang perlu diatasi.