Beritanew
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Topics Covered: Menlu Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron yang Tertunda

Published Mei 27, 2026 · Updated Mei 27, 2026 · By Charles Jones

Kunjungan Prabowo ke Prancis dalam Rangka Memenuhi Undangan Macron yang Tertunda

Topics Covered - Kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke Prancis pekan ini berlangsung tepat di tengah perayaan Idul Adha 1447 H. Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memenuhi undangan yang sempat diundurkan oleh Emmanuel Macron, presiden Prancis. "Pertemuan ini sebagai balasan atas undangan Macron yang tertunda," tutur Sugiono dalam pernyataan Kemlu RI, dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Sebelumnya, Macron telah mengajukan undangan kembali ke Prancis saat menerima kunjungan terakhir Prabowo di Paris bulan lalu. Dalam kesempatan tersebut, Macron menyarankan tanggal akhir Mei sebagai waktu kunjungan, yang akhirnya dipilih Prabowo. Sugiono menyebut bahwa pihak Prancis pernah mengusulkan tanggal lain untuk pertemuan bilateral. "Karena telah diberikan dua kali, Pak Presiden memenuhi undangan ini dan menghadiri Paris sebagai bagian dari kerja sama strategis antara kedua negara," ujarnya, seperti dilansir Antara, Rabu (27/5).

Pertemuan di Istana Élysée dan Fokus Kerja Sama

Kunjungan Prabowo ke Prancis pada Senin (25/5/2026) malam berlangsung di Istana Élysée, Paris. Pertemuan tersebut berlangsung lebih dari dua jam dan membahas perkuatan hubungan bilateral serta peningkatan kerja sama di berbagai bidang. Salah satunya adalah sektor pertahanan, mengingat Indonesia telah membeli alat utama sistem senjata (alutsista) dari Prancis.

"Kedua pemimpin menyepakati kerja sama di bidang industri pertahanan," kata Sugiono.

Kerja sama pendidikan juga menjadi topik utama, terutama dalam bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Tujuannya adalah memperkuat transfer teknologi dan peningkatan penguasaan alutsista yang dimiliki. Dalam pernyataan di Jakarta pada 22 April, Menlu RI menyebutkan kunjungan tersebut bagian dari upaya mempererat hubungan kedua negara.

Sejarah Kunjungan Prabowo ke Prancis

Sebelumnya, Prabowo telah melakukan dua kunjungan ke Prancis. Pertama pada 14 Juli 2025, untuk menghadiri Parade Militer Hari Nasional Prancis (Bastille Day). Kedua pada 23 Januari 2026, dengan tujuan memperkuat hubungan strategis. Dalam jumpa pers 22 April, Sugiono mengungkapkan bahwa Prabowo akan kembali ke Prancis sebagai bagian dari kegiatan bilateral.

Pada 14 April 2026, Prabowo bertemu Macron di Istana Élysée. Mereka membahas penguatan kerja sama dan isu-isu penting yang diperlukan intensifikasi. Selain itu, Prabowo diagendakan menghadiri pertemuan ekonomi di Belgia.

Menlu Sambut Kembali 9 WNI yang Dihimpit Israel

Dalam rangkaian kunjungan ke Prancis, Sugiono juga menyambut kembali sembilan WNI yang sebelumnya ditahan oleh militer Israel. Mereka akhirnya kembali ke Indonesia setelah mengalami penahanan oleh pihak Zionis. Sugiono mengecam tindakan tidak manusiawi tersebut.

"Kondisi WNI yang ditahan tetap dipantau agar tetap dalam keadaan baik," kata Menlu.

Menlu juga memastikan pemerintah terus berupaya memulangkan para WNI melalui perwakilan di Turki, Yordania, dan Mesir. Meski tidak diculik atau disandera, Sugiono mengakui kesulitan mendapatkan informasi lengkap mengenai nasib WNI tersebut.

Peran MUI dalam Presiden Kurban

Sementara itu, MUI memberikan pernyataan terkait pembelian hewan kurban oleh presiden menggunakan anggaran negara. Sapi yang diserahkan ke pengurus masjid diidentifikasi sebagai jenis premium Simmental. Evelyn mengatakan, Prabowo bahkan ...