Uncategorized
⚡ Anda membaca versi AMP yang dioptimalkan — Lihat versi lengkap →
Uncategorized

Topics Covered: Rano Karno Jajaki Kerja Sama dengan San Siro Stadium, JIS Disiapkan Jadi Stadion Bertaraf Internasional

Sarah Williams ⏱ 2 min read

Rano Karno Jajaki Kerja Sama San Siro Stadium, JIS Dinilai Bisa Jadi Stadion Internasional

Topics Covered – Dalam kunjungan resmi delegasi Pemerintah Daerah Istimewa Jakarta (DKI Jakarta) ke Stadion San Siro, Milan, Italia, Wakil Gubernur Rano Karno memulai upaya kolaborasi strategis antara San Siro Stadium dan Jakarta International Stadium (JIS). Pertemuan ini melibatkan diskusi dengan Fabrizio Caruso, General Manager San Siro Stadium, dan Michele Finucci, Business Development Manager, mengenai pengelolaan stadion, penyelenggaraan acara internasional, pengembangan museum, pemanfaatan teknologi lapangan, serta meningkatkan interaksi antara penggemar dan olahraga.

Peluang Pertumbuhan Stadion Nasional

San Siro, yang berusia 100 tahun sejak didirikan pada 1925, merupakan simbol penting dalam sejarah sepak bola dunia. Dengan kapasitas 75.000 penonton, stadion ini tidak hanya menjadi tempat pertandingan tetapi juga ruang yang menggabungkan sejarah, budaya, dan ekonomi. Rano Karno menyatakan, ‘Kunjungan kita ke San Siro bertujuan untuk mengambil pelajaran dalam mengubah JIS menjadi infrastruktur olahraga yang bisa bersaing secara global,’ tuturnya.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka persiapan penyambutan pertandingan AC Milan melawan Chelsea FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 8 Agustus 2026 sebagai bagian dari laga pramusim. Rano Karno menegaskan bahwa kolaborasi dengan San Siro Stadium menunjukkan komitmen Jakarta untuk menjadi kota penyelenggara acara olahraga internasional yang mampu membangkitkan minat penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Pengembangan Strategis JIS

Delegasi DKI Jakarta memanfaatkan kesempatan ini untuk mengamati pengelolaan museum dan fasilitas stadion San Siro, yang dianggap sebagai contoh terbaik dalam mengintegrasikan sejarah klub dengan pengalaman pengunjung. Dalam diskusi, mereka mendapatkan penjelasan mengenai cara San Siro membangun narasi sejarah, menyelenggarakan acara khusus, serta mempertahankan loyalitas penggemar melalui inovasi.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi dalam mengembangkan JIS sebagai pusat olahraga yang tidak hanya menawarkan fasilitas modern tetapi juga pengalaman kreatif dan berkesan. Rano Karno mengungkapkan, ‘San Siro memberikan wawasan berharga untuk memastikan JIS bisa menjadi simbol kebanggaan Jakarta dalam konteks internasional.’

Di sisi lain, Rano Karno menyoroti peran Jakarta Investment Centre (JIC) dalam meningkatkan daya tarik investasi. Konsorsium Globalasia Indonesia-Turki berencana mengucurkan dana besar untuk pembangunan Rumah Sakit Internasional Jakarta, mengadopsi model layanan kesehatan dari Istanbul. JIS, sebagai salah satu infrastruktur strategis, diperkirakan bisa menjadi bagian dari ekosistem yang menarik investor dari luar negeri.

Menurut Rano Karno, JIS tidak hanya diharapkan menjadi tempat pertandingan tetapi juga menjadi penghubung antara olahraga dan pariwisata. Dengan memperhatikan pengalaman San Siro, Jakarta ingin memastikan JIS mampu menawarkan konsep yang relevan dengan tren global, seperti penggunaan teknologi canggih, pengelolaan event yang konsisten, dan keterlibatan masyarakat secara aktif.

Topics Covered – Pertemuan antara DKI Jakarta dan San Siro Stadium tidak hanya fokus pada operasional stadion tetapi juga pada potensi ekonomi dan budaya yang bisa dihasilkan dari kehadiran event internasional. Rano Karno menekankan bahwa JIS dirancang untuk menjadi pusat pertandingan yang menarik bagi pemain, pelatih, dan penggemar, sekaligus mendorong pertumbuhan industri olahraga di Indonesia.

Bagikan artikel ini