Berita

Ruko di Kawasan Asemka Jakbar Terbakar, 21 Mobil Damkar Dikerahkan

ilustrasi-kebakaran_169
Foto : Charles Jones - beritanew.com
Daftar Isi
  1. Ruko di Kawasan Asemka Jakbar Terbakar, 21 Mobil Damkar Dikerahkan
  2. FAQ Kebakaran Ruko di Kawasan Asemka Jakarta Barat
  3. Related Reading

Ruko di Kawasan Asemka Jakbar Terbakar, 21 Mobil Damkar Dikerahkan

Beritanew.com – Ruko di Kawasan Asemka Jakbar terbakar pada Minggu malam, 13 September 2026. Kebakaran terjadi di Jalan Pasar Pagi Raya Nomor 21, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Sebanyak 21 unit mobil pemadam kebakaran dan 105 personel diterjunkan untuk menangani api di area pertokoan tersebut.

Bangunan yang terbakar merupakan ruko atau bangunan rendah di kawasan perdagangan Asemka. Lokasi ini berada di lingkungan dengan bangunan yang berdekatan, sehingga petugas perlu melakukan pemadaman sekaligus pelokalisiran agar api tidak menjalar ke bangunan lain.

Laporan Kebakaran Diterima Sekitar Pukul 23.00 WIB

Petugas menerima informasi mengenai kebakaran sekitar pukul 23.00 WIB. Laporan awal disampaikan warga yang mendatangi pos pemadam kebakaran untuk melaporkan adanya api di lokasi.

Setelah laporan diterima, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta mengerahkan armada serta personel menuju Jalan Pasar Pagi Raya. Operasi pemadaman mulai dilakukan pada pukul 23.11 WIB.

“Objek bangunan ruko, bangunan rendah,” tulis Command Center Gulkarmat DKI Jakarta.

Penanganan kebakaran di area perdagangan membutuhkan pengamanan yang ketat. Selain memadamkan sumber api, petugas juga harus memastikan akses untuk kendaraan pemadam tetap terbuka serta mencegah risiko kebakaran meluas ke ruko-ruko di sekitarnya.

Status Kebakaran Masih Merah

Hingga pembaruan pada Senin, 14 September 2026, kebakaran ruko di kawasan Asemka Jakarta Barat masih dalam proses penanganan. Status di lokasi masih merah, yang berarti petugas masih melakukan pemadaman dan upaya membatasi perambatan api.

“Situasi atau Status Kebakaran, TKP masih proses pemadaman dan upaya lokalisir perambatan api (Merah),” kata petugas.

Lokalisasi menjadi langkah penting dalam penanganan kebakaran ruko, terutama di kawasan padat bangunan. Petugas berupaya mengendalikan api agar tidak menyebar melalui bagian bangunan yang saling berdekatan maupun melalui material yang mudah terbakar.

Warga dan pengguna jalan di sekitar lokasi diimbau tidak mendekati area kejadian. Ruang gerak yang cukup diperlukan agar mobil pemadam, personel, serta peralatan pendukung dapat bekerja tanpa hambatan.

105 Personel Dikerahkan untuk Pemadaman

Dalam menangani Ruko di Kawasan Asemka Jakbar terbakar, petugas mengerahkan total 21 unit kendaraan pemadam kebakaran. Sebanyak 18 unit berasal dari Jakarta Barat, dua unit dari Jakarta Pusat, dan satu unit PK.

“Pengerahan Unit / Personil: 21 Unit, Jakarta Barat 18, Jakarta Pusat 2, PK 1, atau 105 personel,” kata petugas.

Jumlah armada dan personel tersebut dikerahkan sesuai kebutuhan penanganan di lapangan. Selain unit pemadam, operasi membutuhkan dukungan penyediaan air, pengawasan titik api, serta pengamanan area yang berpotensi terdampak kebakaran.

Pengerahan bantuan dari wilayah lain juga membantu memperkuat penanganan ketika kebakaran terjadi di kawasan dengan aktivitas perdagangan dan kepadatan bangunan. Prioritas petugas tetap pada pengendalian api serta perlindungan bangunan di sekitar titik kebakaran.

Penyebab dan Dampak Kebakaran Belum Diketahui

Sampai informasi terakhir tersedia, belum ada keterangan mengenai penyebab kebakaran ruko di Asemka tersebut. Belum ada pula informasi mengenai ada atau tidaknya korban jiwa dalam peristiwa itu.

Pemeriksaan mengenai asal api, kondisi bangunan, dan dampak kebakaran biasanya dilakukan setelah lokasi dinyatakan aman. Saat proses pemadaman berlangsung, petugas memusatkan perhatian pada pengendalian api dan pengurangan risiko bagi warga maupun bangunan di sekitar lokasi.

FAQ Kebakaran Ruko di Kawasan Asemka Jakarta Barat

Di mana lokasi kebakaran ruko di Asemka?

Kebakaran terjadi di Jalan Pasar Pagi Raya Nomor 21, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Berapa mobil damkar yang dikerahkan?

Sebanyak 21 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Armada tersebut terdiri dari 18 unit dari Jakarta Barat, dua unit dari Jakarta Pusat, dan satu unit PK.

Berapa personel yang terlibat dalam pemadaman?

Total 105 personel pemadam kebakaran diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut.

Apa arti status merah pada kebakaran?

Status merah menunjukkan bahwa pemadaman dan upaya lokalisasi api masih berlangsung. Petugas masih bekerja mengendalikan api agar tidak menjalar ke bangunan lain.

Apakah penyebab kebakaran sudah diketahui?

Belum. Hingga informasi terakhir, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran maupun informasi terkait korban jiwa.

Leave a Comment