Berita

Kakak Beradik Tewas Saat Rumahnya Terbakar di Surabaya

kebakaran-di-surabaya-1789298697998_169
Foto : Anthony Taylor - beritanew.com
Daftar Isi
  1. Dua Anak Ditemukan Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Simorejo Surabaya
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Dua Anak Ditemukan Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Simorejo Surabaya

Beritanew.com – Dua anak, Kaffa Bihi Abdillah (7) dan adiknya Khotibul Umam (5), meninggal dunia dalam kebakaran yang melanda sebuah rumah di Jalan Simorejo XVI, Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, pada Minggu (13/9/2026). Keduanya ditemukan di sebuah kamar yang terdampak api dan asap.

Rumah tersebut diketahui milik Moch Kayis Khabibullah. Peristiwa ini pertama kali disadari warga sekitar setelah terlihat kepulan asap dari dalam bangunan. Warga kemudian berupaya memberi pertolongan sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Api Sudah Dipadamkan Warga Saat Petugas Tiba

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, Laksita Rini Sevriani, menjelaskan petugas tiba pada pukul 15.44 WIB. Saat itu, api yang sempat membakar bagian rumah telah berhasil dipadamkan oleh warga menggunakan upaya darurat yang tersedia.

Pemeriksaan selanjutnya difokuskan pada kamar yang menjadi titik kebakaran. Di ruangan itu, petugas menemukan kedua korban dalam keadaan tidak bernyawa. Informasi yang diterima di lokasi menyebutkan dua anak tersebut sedang tidur ketika kebakaran terjadi.

“Di satu kamar itu aja. Korban dua anak, infonya sedang tidur saat kejadian. Kebakaran ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat adanya kepulan asap dari dalam rumah,” imbuh Rini.

Asap yang keluar dari rumah menjadi tanda awal bagi lingkungan sekitar bahwa ada keadaan darurat. Warga segera mencoba masuk ke dalam rumah untuk mencari penghuni dan menghentikan api agar tidak meluas ke bagian lain maupun ke bangunan di sekitarnya.

Pintu Kamar Terkunci dari Luar

Akses menuju rumah dilaporkan terbuka sehingga warga dapat masuk untuk melakukan pertolongan awal. Namun, upaya mereka terhambat ketika sampai di area kamar. Pintu kamar tempat asap berasal ternyata dalam kondisi terkunci dari luar.

Kondisi itu diduga membuat Kaffa dan Khotibul sulit menyelamatkan diri. Saat api mulai membesar, keduanya diperkirakan sempat terbangun dan berusaha keluar dari kamar. Akan tetapi, pintu yang terkunci rapat membuat mereka tidak dapat meninggalkan ruangan tersebut.

Dalam situasi kebakaran di ruang tertutup, asap dapat memenuhi area dengan sangat cepat. Jarak pandang berkurang, udara menjadi sulit dihirup, dan seseorang bisa kehilangan kemampuan untuk menemukan jalan keluar. Kondisi tersebut menjadi risiko besar, terutama bagi anak-anak yang berada di dalam kamar.

“Diduga korban meninggal dunia bukan karena luka bakar hebat, melainkan akibat menghirup asap pekat hingga kehabisan oksigen di dalam kamar yang sudah dipenuhi asap hitam,” tuturnya.

Petugas masih mendalami rangkaian kejadian di rumah tersebut. Saat kebakaran berlangsung, kedua orang tua korban tidak berada di dalam rumah. Keterangan mengenai keadaan rumah, kamar, serta sumber awal api menjadi bagian dari pemeriksaan setelah insiden itu.

Dugaan Awal Korsleting Listrik

Penyebab kebakaran sementara mengarah pada dugaan korsleting listrik di dalam kamar. Api kemudian diduga menjalar ke benda-benda yang mudah terbakar, termasuk kasur. Material seperti kasur dapat mempercepat penyebaran api dan menghasilkan asap tebal ketika terbakar di ruangan tertutup.

Temuan awal ini masih menjadi dasar penanganan di lokasi. Penelusuran penyebab kebakaran penting dilakukan untuk mengetahui titik awal api dan memastikan tidak ada faktor lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Kebakaran rumah sering kali berkembang dalam waktu singkat, terutama bila api muncul di ruang yang berisi perabot, kain, kasur, atau bahan lain yang mudah tersulut. Asap juga dapat menjadi bahaya utama bahkan sebelum api menjangkau seluruh ruangan. Karena itu, warga yang melihat tanda kebakaran perlu segera meminta bantuan, memperingatkan penghuni, dan menghindari tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri.

Peristiwa di Simorejo ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar. Dua anak yang berada di dalam kamar tidak berhasil keluar ketika kebakaran terjadi. Petugas DPKP Surabaya menangani pemeriksaan lokasi setelah api berhasil dipadamkan warga.

Keselamatan di dalam rumah turut dipengaruhi oleh jalur keluar yang mudah diakses saat keadaan darurat. Pintu, jendela, serta akses menuju ruang tidur perlu dapat digunakan dengan cepat ketika penghuni harus menyelamatkan diri. Dalam kondisi kebakaran, waktu untuk keluar dari ruangan yang dipenuhi asap sangat terbatas.

Warga sekitar telah berupaya memberikan pertolongan setelah melihat asap dari rumah itu. Namun, pintu kamar yang terkunci menjadi hambatan dalam usaha penyelamatan kedua korban. Kebakaran tersebut kini menjadi perhatian karena dugaan awal api berasal dari gangguan listrik di kamar dan kemudian membakar kasur.

Frequently Asked Questions

What is Kakak Beradik Tewas Saat Rumahnya Terbakar?

Kakak Beradik Tewas Saat Rumahnya Terbakar is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kakak Beradik Tewas Saat Rumahnya Terbakar matter?

Kakak Beradik Tewas Saat Rumahnya Terbakar matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment