Prabowo Cerita Paling Sering Diundang Rusia, Tegaskan RI Nonblok
Daftar Isi
Prabowo Tegaskan Diplomasi Bebas Aktif Indonesia dalam Kunjungan ke Berbagai Negara
Beritanew.com – Presiden Prabowo Subianto kembali menekankan bahwa Indonesia tidak memihak blok kekuatan tertentu dalam menjalankan hubungan luar negeri. Prinsip bebas aktif, yang telah lama menjadi pijakan diplomasi Indonesia, disebut membuka kesempatan bagi pemerintah untuk menjalin persahabatan, komunikasi, dan kerja sama dengan banyak negara.
Penegasan itu disampaikan Prabowo dalam program Presiden Prabowo Menjawab, Rabu, 16 September 2026. Ia menjelaskan bahwa kehadirannya pada undangan negara lain, termasuk Rusia, tidak dapat dimaknai sebagai keberpihakan politik Indonesia kepada satu pihak.
Bagi Indonesia, membangun hubungan baik dengan negara-negara yang memiliki pengaruh besar di dunia merupakan bagian dari upaya menjaga ruang dialog. Pendekatan tersebut juga sejalan dengan posisi Indonesia yang ingin tetap mandiri dalam menentukan sikap di tengah dinamika internasional.
Undangan Rusia dan Hubungan dengan Banyak Mitra
Prabowo menyampaikan bahwa Rusia memang termasuk negara yang cukup sering mengundang Presiden Indonesia. Namun, ia menekankan bahwa kunjungan luar negerinya tidak hanya tertuju kepada Rusia. Ia juga beberapa kali mengunjungi Prancis, Inggris, Turki, sejumlah negara Arab, Mesir, Uni Emirat Arab, Qatar, Tiongkok, dan Jepang.
“Bahwa Rusia termasuk yang paling sering atau agak sering undang Presiden Indonesia, kan tidak baik kalau diundang kita tidak datang.”
Ia menilai sebuah undangan diplomatik layak dipenuhi apabila terdapat kesempatan untuk hadir. Terlebih, undangan itu datang dari negara yang mempunyai posisi penting dalam hubungan antarnegara. Kehadiran kepala negara dapat menjadi sarana untuk menjaga jalur komunikasi tetap terbuka, termasuk ketika kepentingan tiap negara tidak selalu sama.
Dalam praktik diplomasi, kunjungan resmi bukan hanya agenda seremonial. Pertemuan antarpemimpin dapat digunakan untuk menyampaikan kepentingan nasional, memperkuat kerja sama yang telah berjalan, serta memahami pandangan negara lain atas isu global. Karena itu, Indonesia memelihara hubungan dengan beragam mitra tanpa harus masuk ke dalam aliansi politik atau militer tertentu.
Rusia Dipandang Memiliki Posisi Strategis
Prabowo menjelaskan bahwa Rusia merupakan salah satu negara penting dalam percaturan dunia. Rusia memiliki kursi tetap di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, wilayah terluas di dunia, serta sumber daya alam yang besar. Indonesia juga memiliki hubungan yang telah berlangsung baik dengan Rusia dalam tradisi hubungan antarkedua negara.
“Apalagi diundang oleh negara kunci di dunia. Bagaimanapun, Rusia itu anggota Dewan Keamanan.”
Posisi Rusia di Dewan Keamanan PBB membuat komunikasi dengan negara tersebut relevan bagi banyak agenda internasional. Dewan Keamanan memiliki peran dalam pembahasan isu perdamaian dan keamanan dunia, sehingga hubungan dengan anggota tetapnya menjadi salah satu bagian dari diplomasi yang perlu dijaga secara proporsional.
Prabowo menilai kunjungan ke Rusia sebagai hal yang wajar dalam konteks hubungan bilateral dan diplomasi Indonesia yang luas. Ia menegaskan bahwa hubungan baik dengan Rusia tidak mengurangi kedekatan atau keterbukaan Indonesia terhadap negara lain.
Indonesia Tetap Terbuka kepada Amerika Serikat dan Negara Lain
Prinsip yang sama, kata Prabowo, berlaku apabila Indonesia menerima undangan dari Amerika Serikat maupun negara sahabat lainnya. Pemerintah akan melihat undangan tersebut sebagai kesempatan mempererat komunikasi, bukan sebagai penanda bahwa Indonesia memilih satu kubu dalam persaingan geopolitik.
“Tapi kalau saya diundang, kalau ke Amerika saya diundang, saya datang.”
Pernyataan itu menggambarkan pendekatan diplomasi yang menempatkan hubungan dengan berbagai pihak secara seimbang. Indonesia berupaya mempertahankan kebebasan untuk menentukan kebijakan luar negerinya sendiri, sambil tetap aktif berinteraksi dalam berbagai forum dan kerja sama internasional.
Sikap tersebut penting bagi negara yang memiliki kepentingan hubungan ekonomi, politik, keamanan, dan kemanusiaan dengan banyak kawasan. Dengan tetap terbuka kepada negara-negara Barat, Asia, Timur Tengah, maupun kekuatan global lainnya, Indonesia dapat memperluas ruang kerja sama tanpa terikat pada kepentingan satu blok.
Makna Prinsip Nonblok
Prabowo menyebut pandangan Indonesia sejak lama bertumpu pada prinsip nonblok atau non-aligned. Artinya, Indonesia tidak ingin bergabung dengan blok mana pun, tetapi tetap berperan aktif dalam hubungan internasional.
“Kita dari dulu non-aligned, kita tidak mau ikut blok-blok mana pun.”
Bebas aktif bukan berarti Indonesia mengambil jarak dari persoalan dunia. Prinsip itu justru memberi dasar bagi Indonesia untuk berkomunikasi dengan banyak pihak, menyampaikan pandangan secara mandiri, dan ikut mencari jalan keluar atas persoalan internasional sesuai kepentingan nasional serta semangat perdamaian.
Prabowo menegaskan bahwa arah tersebut bertujuan menjaga persahabatan seluas mungkin. Indonesia ingin dapat bekerja sama dengan siapa saja, selama hubungan itu saling menghormati dan memberi manfaat bagi kepentingan bangsa. Dengan pendekatan itu, kunjungan ke Rusia, Amerika Serikat, Eropa, Asia, atau Timur Tengah ditempatkan dalam kerangka diplomasi yang sama: menjaga hubungan baik tanpa meninggalkan prinsip bebas aktif.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Prabowo Cerita Paling Sering Diundang Rusia?
Prabowo Cerita Paling Sering Diundang Rusia is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Prabowo Cerita Paling Sering Diundang Rusia matter?
Prabowo Cerita Paling Sering Diundang Rusia matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.