Pasaman Barat Sediakan Rumah Tunggu Kelahiran untuk Ibu Hamil Berisiko Tinggi, Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan
Latest Program – Pemkab Pasaman Barat mengambil tindakan awal dengan membangun pusat sementara persalinan berdekatan dengan rumah sakit daerah bagi ibu hamil yang berisiko tinggi. Tujuan utama dari fasilitas ini adalah mengurangi jarak tempuh dan mempercepat respons medis saat keadaan darurat. Lokasi strategis RTK memudahkan masyarakat, terutama di daerah terpencil, untuk mengakses layanan kesehatan esensial.
Kasus Tragis Jadi Pemicu Evaluasi
Langkah ini diambil setelah terjadi insiden meninggalnya seorang bayi di Jorong Rura Patontang, Nagari Batahan Utara, Kecamatan Ranah Batahan. Kejadian tersebut terjadi karena kesulitan akses transportasi saat ibu hamil berusaha melahirkan. Peristiwa ini memicu Pemkab Pasaman Barat untuk mengevaluasi dan memperkuat sistem layanan kesehatan.
Rumah Tunggu Kelahiran Pasaman Barat didesain agar ibu hamil dari daerah terpencil bisa lebih dekat dengan fasilitas medis sebelum proses melahirkan. Kepala Dinas Kesehatan, Gina Alecia, menyatakan bahwa RTK menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas penanganan persalinan. Fasilitas ini diharapkan menekan angka kematian ibu dan bayi serta memastikan layanan perawatan yang tepat waktu.
“Wilayah seperti Rura Patontang memang memiliki akses yang cukup sulit. Selama ini bidan desa terus melakukan edukasi kepada ibu hamil agar segera menghubungi petugas kesehatan ketika tanda-tanda persalinan mulai muncul, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat,” ujar Gina Alecia.
Kemudahan akses ke layanan kesehatan tetap menjadi tantangan utama di wilayah terpencil, terutama karena kondisi geografis yang membatasi penggunaan kendaraan roda empat. Meskipun tenaga medis sudah berusaha memberikan layanan sesuai standar, perjalanan yang panjang menghambat respons darurat. Pemkab Pasaman Barat terus berupaya mengatasi masalah ini melalui beberapa langkah.
Pemetaan dan Pengembangan Fasilitas Kesehatan
Pemkab Pasaman Barat melakukan pemetaan area sulit dijangkau untuk memastikan layanan kesehatan tetap sampai ke pelosok. Selain RTK, pihaknya juga sedang melengkapi fasilitas Puskesmas Pembantu di wilayah Pengambiran. Fasilitas ini nantinya diharapkan bisa berfungsi sebagai tempat persalinan tambahan bagi masyarakat sekitar.
Dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak, pemerintah daerah menyediakan satu unit Polindes di Jorong Rura Patontang. Polindes tersebut dilengkapi bidan desa, obat-obatan, dan alat bantu kesehatan dasar. Fasilitas ini bertindak sebagai titik awal layanan medis di daerah tersebut. Dukungan juga datang dari program dokter masuk nagari, kelas ibu hamil, serta penyuluhan langsung ke masyarakat.
Komitmen meningkatkan aksesibilitas terlihat dari adanya ambulans double gardan di Puskesmas. Kendaraan ini siap melayani keadaan darurat, namun masih menghadapi kendala jalan yang tidak mudah dilalui. Pemkab Pasaman Barat berkomitmen untuk terus memperbaiki infrastruktur guna menjamin layanan kesehatan yang lebih cepat dan efektif.