Politik

Topics Covered: KSP Dorong Percepatan Tol Palembang-Jambi, Atasi Kendala Lahan dan Administrasi

KSP Dorong Percepatan Tol Palembang-Jambi untuk Atasi Kendala Lahan dan Administrasi

Topics Covered – Tim Kantor Staf Kepresidenan (KSP) melakukan inspeksi lapangan guna mempercepat pengerjaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatera. Verifikasi ini menitikberatkan pada ruas-ruas yang melintasi kawasan Jembatan Musi V, Sumatera Selatan, yaitu Palembang-Betung dan Betung-Tempino-Jambi. Upaya KSP bertujuan memastikan progres proyek infrastruktur kritis ini tetap sesuai rencana, dengan fokus pada pengembangan lahan dan pengurusan administrasi yang menjadi penghambat utama.

Hasil Verifikasi dan Keterlibatan Pihak Terkait

Dalam kunjungan terbaru yang dilaksanakan pada Kamis (21/5), KSP melakukan koordinasi langsung untuk mengidentifikasi hambatan di lapangan dan merumuskan solusi bersama. Keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi diadakan pada 5 Mei 2026, yang selesai dilaksanakan. Monitoring yang dilakukan bertujuan memastikan keseriusan pihak terkait dalam menyelesaikan masalah secara tepat waktu, sesuai target yang telah ditetapkan.

“KSP akan mencatat dan melaporkan secara spesifik ke Kepala Staf Kepresidenan mengenai perkembangan proyek serta penghambat yang muncul selama pelaksanaannya,” ujar Fadjar Dwi Wishnuwardhani, Plt. Deputi IV KSP, dalam wawancara di Jakarta, Sabtu.

Hasil verifikasi menunjukkan beberapa tantangan yang harus diatasi, seperti pengadaan lahan yang melibatkan area eks hutan dan daerah aliran sungai (DAS). Tantangan administratif juga menjadi perhatian utama, terutama terkait pelepasan aset dan persetujuan yang masih menunggu untuk beberapa bagian proyek.

Proyek Tol Palembang-Jambi memiliki dua ruas utama, yaitu Palembang-Betung dengan panjang 69,19 km dan investasi sebesar Rp14,981 triliun. Sampai 15 Mei 2026, progres pembebasan lahan mencapai 76,40 persen, sedangkan konstruksi berada di angka 65,98 persen. Ruas Betung-Tempino-Jambi memiliki total panjang 170,73 km dengan nilai investasi mencapai Rp21,012 triliun. Pembebasan lahan di bagian ini sekitar 65,98 persen, dan pekerjaan konstruksi berada di 60,16 persen.

Evolusi Proyek dan Strategi Pemerintah

Sebagai bagian dari PSN Jalan Tol Trans Sumatera, Tol Palembang-Jambi diharapkan mampu menghubungkan wilayah Sumatera Selatan dengan Jambi secara lebih efisien. Proyek ini tidak hanya meningkatkan aksesibilitas tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. KSP berperan aktif dalam mengawal keberlanjutan proyek ini, dengan menggali solusi untuk mengatasi hambatan yang terus muncul.

Pengadaan tanah menjadi elemen kritis dalam pengerjaan Tol Palembang-Jambi. KSP menekankan pentingnya kolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), serta PT Hutama Karya (Persero) Tbk. Proses percepatan ini juga melibatkan penyelesaian masalah dari berbagai sektor, baik teknis maupun non-teknis. Dengan bantuan instansi terkait, diharapkan progres proyek dapat mencapai target yang ditentukan.

KSP memastikan setiap langkah dijalani secara terpadu, dengan memperhatikan aspek-aspek yang mungkin memperlambat pelaksanaan. Selain kendala lahan, masalah administrasi seperti persetujuan dari pihak berwenang dan pengelolaan keuangan juga menjadi fokus perhatian. Dengan mengoptimalkan koordinasi antarinstansi, diharapkan proyek Tol Palembang-Jambi dapat selesai tepat waktu, memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Leave a Comment