Uncategorized

Latest Program: BUMN Waskita Karya Bangun Proyek di Timur Tengah, Termasuk Ma’taf Ka’bah

Waskita Karya Melanjutkan Program Terbaru di Timur Tengah, Termasuk Proyek Mataf Ka’bah

Latest Program menunjukkan komitmen BUMN Waskita Karya dalam memperluas kehadiran di kawasan Timur Tengah melalui pembangunan berbagai proyek infrastruktur. Proyek terbaru yang berhasil diselesaikan perusahaan ini adalah renovasi area sekitar Ka’bah, atau Mataf, di Masjidil Haram, Arab Saudi. Proyek ini termasuk dalam inisiatif Latest Program yang bertujuan meningkatkan kapasitas tempat ibadah tersebut hingga bisa menampung jemaah yang lebih banyak, menjawab kebutuhan meningkatnya jumlah pengunjung dalam musim haji.

Perluasan Kapasitas Mataf Ka’bah

Latest Program ini melibatkan pengembangan King Abdullah Makkah Extension (KAME), sebuah proyek infrastruktur dengan nilai kontrak mencapai 59 juta riyal Saudi. Dengan menyelesaikan renovasi Mataf Ka’bah, Waskita Karya telah berhasil meningkatkan kapasitas tempat ibadah dari 48 ribu menjadi lebih dari 105 ribu jemaah. Perubahan ini tidak hanya memperkuat kemampuan Masjidil Haram sebagai pusat ibadah global, tetapi juga menjadi bukti keseriusan perusahaan dalam berkontribusi pada pengembangan destinasi suci umat Muslim.

Kehadiran Waskita Karya di Timur Tengah berkat lisensinya yang diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi. Proyek sebelumnya yang telah berhasil diselesaikan oleh perusahaan ini mencakup King Saud Fitness College (2011), King Saud University of Riyadh Techno Valley & Building Administration College (2009), serta King Abdullah Financial District (KAFD) yang dibangun pada 2010–2012. Seluruh proyek ini menjadi bagian dari Latest Program yang memperkuat eksistensi perusahaan dalam pasar internasional.

“Latest Program di Timur Tengah adalah salah satu strategi utama Waskita Karya dalam memperluas sayap operasional. Kami tidak hanya menyelesaikan proyek fisik, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan pengalaman spiritual jemaah haji,” ujar Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita dalam keterangan resmi, Rabu (3/6).

Dalam rangka mendukung Latest Program, Waskita Karya terus mengembangkan kapasitas teknis dan keahlian konsultan di berbagai bidang konstruksi. Metode yang digunakan dalam proyek Mataf Ka’bah, seperti formwork slab dan cantilever beam, menciptakan struktur beton presisi yang memenuhi standar kualitas internasional. Selain itu, perusahaan juga menyelesaikan proyek Jeddah Flyover dan King Faisal Specialist Hospital, yang menjadi bukti keberagaman portfolio proyek di kawasan Timur Tengah.

Program Jangka Panjang dan Kemitraan Global

Latest Program tidak hanya fokus pada proyek saat ini, tetapi juga mencakup rencana pengembangan jangka panjang. Sebagai bagian dari strategi ekspansi, perusahaan ini telah menjalin kemitraan dengan berbagai pihak di Arab Saudi untuk memastikan konsistensi kualitas dan ketepatan waktu dalam pengerjaan proyek. Salah satu proyek yang diharapkan selesai akhir tahun ini adalah pembangunan kantor Kedutaan Besar India, yang akan dibangun dalam tiga bagian gedung.

Pemerintah Arab Saudi memberikan dukungan signifikan bagi Latest Program Waskita Karya, termasuk anggaran sekitar 25 juta riyal Saudi atau setara Rp100 miliar untuk pembuatan Kain Kiswah. Proyek ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan infrastruktur suci dan menjaga kelestarian nilai-nilai religius. Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum juga menekankan pentingnya pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari prioritas nasional dalam memperkuat SDM.

Leave a Comment