Uncategorized
⚡ Anda membaca versi AMP yang dioptimalkan — Lihat versi lengkap →
Uncategorized

Latest Program: GBK Catat Pendapatan Rp812 Miliar, Penataan Blok 15 Bekas Hotel Sultan Diharapkan Perkuat Manfaat Aset Negara

Sarah Williams ⏱ 2 min read

Latest Program GBK Catat Pendapatan Rp812 Miliar, Penataan Blok 15 Bekas Hotel Sultan Optimalkan Manfaat Aset Negara

Latest Program – Dalam tahun 2025, kawasan Gelora Bung Karno (GBK) mencatatkan pendapatan sebesar Rp812 miliar, menurut laporan keuangan yang telah diverifikasi. Angka ini menjadi catatan tertinggi sepanjang sejarah GBK, yang beroperasi selama 63 tahun. Pendapatan tersebut meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan keberhasilan Latest Program dalam memperkuat pengelolaan aset negara.

Kepemimpinan Direktur Utama GBK Rakhmadi A. Kusumo serta kolaborasi seluruh tim menghasilkan kinerja yang luar biasa. “Kami bangga karena GBK mampu mencatatkan pendapatan Rp812 miliar berdasarkan laporan keuangan audited. Latest Program menjadi semangat untuk terus meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan,” kata Rakhmadi dalam wawancara terkini. Pendapatan GBK pada 2025 tumbuh hampir empat kali lipat dibandingkan 2022, saat pendapatan hanya mencapai Rp255 miliar.

“Pendapatan 2025 meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun pascapandemi, yang menunjukkan perbaikan ekonomi kawasan. Latest Program membuka peluang baru untuk memperluas manfaat aset negara,” tambah Hendry Arisandi, Direktur Keuangan PPKGBK.

Penataan Blok 15—yang sebelumnya dikenal sebagai Hotel Sultan—menjadi bagian integral dari Latest Program. Proyek ini diharapkan meningkatkan nilai ekonomi kawasan serta memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat sekitar. Dukungan pemerintah, mitra, pengguna kawasan, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mencapai capaian pendapatan yang luar biasa tersebut.

Kontribusi Aset Negara dan Strategi Pengelolaan

Latest Program tidak hanya berfokus pada pendapatan sektor kegiatan, tetapi juga pada optimalisasi penggunaan aset negara secara menyeluruh. GBK, sebagai salah satu landmark terkenal di Jakarta, kini menjadi contoh nyata bagaimana transformasi infrastruktur dapat mendongkrak perekonomian. Penataan Blok 15 diharapkan menjadi salah satu pilar utama dalam strategi ini, menawarkan ruang baru untuk kegiatan ekonomi, budaya, dan sosial.

Proyek penataan Blok 15 dirancang untuk mengubah fasilitas lama menjadi ruang multifungsi. Dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat dan pengembangan ekonomi lokal, pihak pengelola memastikan bahwa setiap investasi dalam Latest Program memberikan dampak maksimal. Sebagai bagian dari rencana jangka panjang, GBK terus berupaya untuk menjadi pusat perekonomian yang seimbang antara fungsi asli dan manfaat baru.

Event dan Aktivitas yang Mendukung Latest Program

Kawasan GBK tetap menjadi pusat berbagai kegiatan, mulai dari olahraga hingga budaya dan MICE. Latest Program memastikan pengelolaan event yang lebih terarah dan berkelanjutan. Salah satu contoh adalah laga Barcelona Legends vs DRX World yang diadakan di GBK, yang menjadi acara kelas dunia. Ribuan personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat disiapkan guna memastikan event tersebut berjalan aman dan nyaman.

Di sisi lain, Latest Program juga mengoptimalkan potensi event lokal. Pemkot Jakarta berupaya memanfaatkan kawasan ini sebagai platform untuk memperkuat hubungan ekonomi daerah. Misalnya, pertandingan Persija vs Persebaya di Stadion Utama GBK menjadi bagian dari strategi pengembangan olahraga nasional. Seluruh aktivitas ini turut didukung oleh Bea Cukai, yang terus berkontribusi dalam stabilisasi ekonomi nasional melalui pendapatan pajak yang mencapai Rp1.196,54 triliun hingga Agustus 2024.

Legenda Barcelona, Vitor Baia, menyatakan kekagumannya terhadap atmosfer GBK. Ia berharap dapat kembali bermain di Indonesia, sebagaimana yang diharapkan oleh promotor Senyawa Entertainment. Dengan Latest Program yang terus berkembang, GBK tidak hanya menjadi venue kegiatan, tetapi juga sebagai penggerak perekonomian yang berkelanjutan.

Bagikan artikel ini