Uncategorized

Latest Program: Wamendagri Bima Ajak HIPMI Kolaborasi dengan Pemda Gerakkan Ekonomi Kreatif

Wamendagri Bima Ajak HIPMI Kolaborasi dengan Pemda Gerakkan Ekonomi Kreatif

Latest Program – Sabtu (9/5), Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto hadir dalam acara Diklatda V Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Barat di Gedung Daan Mogot Pusdikif, Kota Bandung. Dalam kesempatan itu, Bima mengajak organisasi HIPMI bekerja sama dengan pemerintah daerah (Pemda) untuk mendorong pengembangan sektor ekonomi kreatif.

Peran HIPMI dalam Dukungan Pembangunan Daerah

Bima menegaskan bahwa HIPMI memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis kepala daerah. Dalam kapasitasnya sebagai Wamendagri, ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah membutuhkan pendampingan dari sektor swasta agar bisa mewujudkan kemandirian fiskal dan mendorong program nasional.

“HIPMI bisa menjadi jembatan antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Kepala daerah sering kali tidak paham detail, jadi mereka butuh bantuan dari anggota HIPMI agar lebih kreatif dan inovatif,” ujarnya.

Tantangan dan Peluang Pembangunan

Menurut Bima, tantangan utama kepala daerah saat ini adalah mampu mengimplementasikan program strategis nasional secara efektif. Ia menyoroti keberhasilan mengawal Asta Cita, seperti kedaulatan pangan, Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel). Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan visi nasional lintas kepemimpinan.

Dalam konteks ini, Bima menganggap momentum sekarang adalah kesempatan bagi generasi muda dan pelaku usaha untuk berkontribusi pada visi Indonesia Emas 2045. Ia menyebut bahwa negara bisa menjadi maju jika mampu memanfaatkan bonus demografi dan membangun kemandirian nasional.

Contoh Pemda yang Berhasil

Bima memberikan contoh Pemerintah Kota Jambi yang dinilai berhasil meningkatkan pendapatan daerah melalui optimalisasi program nasional. Menurutnya, keberhasilan ini berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka pengangguran terbuka.

“Angka kinerjanya bagus. Saya menyampaikan di Bappenas, dan senang karena terbukti kepala daerah tidak hanya mengeluh, tetapi juga aktif berusaha. Ini membuka peluang baru,” katanya.

Kolaborasi Lintas Daerah

Di samping itu, Bima mengajak pemimpin daerah lain seperti Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley untuk bekerja sama dengan HIPMI dalam mendorong kemandirian ekonomi lokal. Ia juga menyebut bahwa Kementerian Dalam Negeri memilih Kabupaten Kukar sebagai tuan rumah pelatihan KDMP untuk meningkatkan SDM pengelola Koperasi Desa Merah Putih.

Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta, menurut Bima, adalah kunci untuk memperkuat tata kelola daerah. “Kolaborasi sekarang bukan sekadar akomodasi, tetapi co-creation. Semua pihak duduk bersama, merencanakan, dan menguji coba bersama,” pungkasnya.

Kesimpulan dan Harapan

Kehadiran Bima di acara tersebut diharapkan dapat mendorong semangat partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Dengan kolaborasi yang lebih kuat, ia yakin pemerintah daerah bisa menjaga stabilitas ekonomi meski mengalami perubahan kepemimpinan. Pelaku usaha, kata Bima, perlu terus beradaptasi dan memiliki kemampuan responsif terhadap dinamika lokal dan nasional.

Leave a Comment