Meeting Results: BTPN Syariah Buka Lowongan Kerja, Catat Syarat dan Waktunya
Hasil Rapat: BTPN Syariah Buka Lowongan Kerja, Catat Syarat dan Waktunya
Meeting Results – Hasil rapat terbaru dari BTPN Syariah menunjukkan bahwa perusahaan kini sedang mencari talenta baru untuk memperkuat timnya dalam bidang perbankan syariah. Berbagai posisi strategis seperti pengembangan teknologi informasi, manajemen risiko, audit bisnis, dan tata kelola perusahaan terbuka untuk pendaftaran. Dengan peningkatan kebutuhan sumber daya manusia, BTPN Syariah menawarkan peluang kerja yang menjanjikan bagi profesional yang ingin berkontribusi dalam industri keuangan berbasis syariah.
Dari hasil rapat, BTPN Syariah juga mengungkapkan komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat, terutama perempuan produktif di berbagai wilayah Indonesia. Sebagai Bank Umum Syariah yang berdiri pada 14 Juli 2014 setelah pemisahan dari Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk, perusahaan ini terus mengembangkan akses layanan keuangan dan mencari individu berpengalaman di bidang teknologi, manajemen risiko, serta audit untuk mendukung inovasi industri.
Kriteria Seleksi dan Persyaratan
Dalam hasil rapat, BTPN Syariah merinci kriteria seleksi untuk posisi yang tersedia. Minimal lima jabatan terbuka dengan persyaratan berbeda, mulai dari pendidikan S1 hingga pengalaman kerja tertentu. Untuk teknologi informasi, kandidat harus memiliki latar belakang pendidikan di bidang Teknik Informatika, Ilmu Komputer, atau Sistem Informasi. Pengalaman minimal lima tahun dalam pengembangan aplikasi enterprise dan pemahaman tentang Java (Spring Boot), RESTful API, arsitektur microservices, DevOps, serta regulasi perbankan menjadi syarat utama.
Pada posisi manajemen risiko, peserta seleksi diharapkan memiliki pengalaman lebih dari lima tahun dalam risiko operasional dan perbankan. Tugas utama mencakup pengawasan alat manajemen risiko, audit pengendalian internal, serta pembentukan budaya risiko perusahaan. Sementara itu, posisi keamanan siber membutuhkan latar belakang minimal dua tahun di sektor keuangan atau IT Security Risk & Governance. Kandidat harus mampu menyusun kebijakan keamanan digital, mengembangkan budaya informasi, dan menjalankan program edukasi terkait risiko keamanan.
Hasil rapat juga menyebutkan bahwa kriteria seleksi untuk Business Auditor melibatkan lulusan S1 dari berbagai jurusan dengan pengalaman minimal tiga tahun di bidang audit perbankan. Kemampuan Microsoft Excel tingkat lanjutan, pemahaman konsep business funding, serta kesediaan melakukan perjalanan dinas menjadi persyaratan tambahan. Dengan demikian, BTPN Syariah menekankan kualifikasi yang relevan untuk memastikan kinerja optimal di setiap bidang.
BTPN Syariah berupaya membangun industri perbankan syariah yang inklusif dan berdampak sosial melalui hasil rapat yang diumumkan. Program ini bukan hanya untuk mengembangkan kariernya, tetapi juga untuk menciptakan perubahan positif dalam masyarakat. Perusahaan mengundang para pencari kerja yang memiliki kompetensi dan semangat berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian lokal serta meningkatkan kualitas layanan keuangan di Indonesia.
“Kami memilih menjadi bankir yang berbeda, yang menggalang dana dari kelompok masyarakat di perkotaan dan menyalurkan seluruhnya untuk memberdayakan keluarga di desa-desa, demi memenuhi kerinduan jiwa untuk bermanfaat bagi sesama.”
Hasil rapat juga menegaskan bahwa BTPN Syariah terus berkolaborasi dengan lembaga seperti Kemnaker dalam mengembangkan program pemagangan lulusan perguruan tinggi. Sampai saat ini, mereka telah menyerap 4.103 peserta untuk mempersiapkan talenta muda yang adaptif. Selain itu, pelamar dapat memanfaatkan peluang ini sebagai langkah untuk mengejar karier di bidang keuangan yang semakin dinamis. Pendaftaran bisa dilakukan melalui situs resmi karier BTPN Syariah di https://www.btpnsyariah.com/career.