Uncategorized

New Policy: Cara Bank Raya Dorong Masyarakat Aktif Bertransaksi di Aplikasi

Daftar Isi
  1. Bank Raya Umumkan New Policy untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Transaksi Digital
  2. Program Lelang Raya Poin: Strategi New Policy yang Mendukung Ekosistem Digital

Bank Raya Umumkan New Policy untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Transaksi Digital

New Policy menjadi salah satu inisiatif utama yang diluncurkan oleh PT Bank Raya Indonesia Tbk untuk mendorong masyarakat lebih aktif menggunakan layanan perbankan digital. Sebagai bagian dari upaya transformasi digital, bank ini bekerja sama dengan Dinomarket menghadirkan program lelang bernama Lelang Raya Poin, yang diharapkan dapat memperkaya pengalaman transaksi digital nasabah. Program ini berlangsung setiap minggu pertama hingga Januari 2027 dan menawarkan berbagai produk elektronik menarik dengan harga kompetitif, sebagai insentif bagi pengguna aktif aplikasi Raya.

Program Lelang Raya Poin: Strategi New Policy yang Mendukung Ekosistem Digital

Sebagai bagian dari New Policy, Bank Raya menghadirkan sistem loyalitas berbasis digital melalui fitur Raya Poin. Nasabah dapat mengumpulkan poin dari berbagai aktivitas seperti pembukaan rekening, setoran awal, transfer BI-Fast, pengisian dompet digital, pembayaran QRIS, dan peningkatan saldo bulanan. Poin tersebut bisa ditukar dengan hadiah atau voucher untuk berpartisipasi dalam lelang digital, yang menjadi bagian dari upaya bank untuk memperkuat daya tarik layanan keuangan digital.

“Melalui New Policy, kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih menyenangkan dan inklusif,” jelas Direktur Bisnis Bank Raya Kicky Andrie Davetra. Program Lelang Raya Poin dirancang sebagai bentuk penghargaan bagi pengguna aktif, sekaligus sebagai sarana untuk memperluas akses ke teknologi keuangan modern. Mekanisme ini juga memberikan peluang bagi masyarakat untuk menikmati berbagai keuntungan tanpa harus mengeluarkan uang tunai.

Pembayaran hasil lelang menggunakan Kartu Digital Debit Visa Bank Raya, yang menjadi alat transaksi utama dalam program ini. Sejak diluncurkan pada Mei 2026, keberhasilan New Policy terlihat dari antusiasme nasabah yang berpartisipasi aktif, dengan berbagai item seperti Smart TV 43 inci, air purifier, logam mulia, dan voucher belanja menjadi daya tarik utama. Keberhasilan ini sejalan dengan target Bank Indonesia untuk mendorong pemanfaatan QRIS dan BI-Fast dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Inisiatif Lain dalam New Policy: Festival Sundown Markette dan Event Lari Nasional

Bank Raya tidak hanya fokus pada program lelang, tetapi juga memperluas cakupan New Policy melalui Festival Sundown Markette selama bulan Ramadan 2026. Event ini memungkinkan nasabah mengakses layanan Sapa Raya melalui live chat aplikasi, nomor telepon 1500494, atau WhatsApp 0812-1000-0494. Selain itu, bank berkolaborasi dengan Race Organizer 20FIT dan Visa dalam menyelenggarakan event lari nasional, yang berlangsung di Surabaya. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterlibatan masyarakat, tetapi juga menguatkan ekosistem digital yang lebih inklusif.

Pertumbuhan kredit digital Bank Raya mencapai 29% hingga Rp8,14 triliun pada kuartal I 2026, terutama didorong oleh ekspansi bisnis digital yang terus berlanjut. Kenaikan BI Rate sekaligus menjadi faktor penunjang dalam menjaga efisiensi biaya dan memperkuat daya saing bank. Bagus mengungkapkan, New Policy juga memastikan bahwa kredit dan simpanan digital tetap menjadi prioritas pertumbuhan tahun ini, sejalan dengan visi nasional untuk mendorong perekonomian berbasis teknologi.

Dalam rangka mendorong partisipasi masyarakat, Bank Raya menargetkan peningkatan penggunaan aplikasi secara signifikan dalam beberapa bulan mendatang. Program Lelang Raya Poin, Festival Sundown Markette, dan event lari nasional menjadi langkah konkret untuk mewujudkan visi ini. Selain itu, bank juga berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dan pengawasan melalui kolaborasi dengan KPK, yang diwakili oleh Kepala BGN Nanik S Deyang. Inisiatif-inisiatif ini merupakan bagian dari New Policy yang lebih luas dalam memperkaya pengalaman transaksi digital.

Kepala BGN Nanik S Deyang menegaskan bahwa New Policy tidak hanya fokus pada layanan perbankan, tetapi juga memperkuat tata kelola MBG melalui transparansi dan pengawasan yang lebih ketat. Dalam konteks ini, Bank Raya berperan aktif dalam menghadirkan solusi keuangan yang lebih responsif, baik melalui digitalisasi maupun kegiatan kolaboratif dengan pihak ketiga. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan modern, serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital secara berkelanjutan.

Leave a Comment