New Policy: Kota Kendari dan Sidrap Kolaborasi Stabilkan Pasokan Telur untuk MBG
New Policy – Dalam rangka mendorong ketersediaan bahan pangan, Pemerintah Kota Kendari meluncurkan new policy baru yang menggandeng Kabupaten Sidrap untuk memastikan pasokan telur sehari-hari. Langkah ini diharapkan menjadi solusi strategis dalam mengatasi tantangan ketersediaan makanan, terutama dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah daerah. Kemitraan antara dua wilayah ini menunjukkan komitmen untuk mengoptimalkan sumber daya lokal dan membangun sistem pasokan yang lebih solid.
Implementasi Kemitraan untuk MBG
Kerja sama ini dilakukan melalui nota kesepahaman (MoU) yang menegaskan komitmen Kota Kendari dan Sidrap dalam memperkuat kemandirian pangan. Dalam new policy ini, Pemkot Kendari akan mengandalkan produksi telur dari Sidrap, yang telah diakui sebagai lumbung pangan nasional. Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyatakan bahwa daerahnya siap menjadi mitra utama dengan menyalurkan bahan makanan seperti beras dan telur, serta melibatkan warga Sidrap yang tinggal di Kendari dalam pemasaran produk tersebut.
Kolaborasi antar daerah ini tidak hanya memastikan pasokan yang stabil, tetapi juga memperkuat jaringan ekonomi lokal. Dalam new policy yang diumumkan, stok telur per hari mencapai minimal 98 ribu butir untuk program MBG, yang masih jauh dari kebutuhan total masyarakat dan sektor kuliner. Dengan adanya kemitraan ini, Kota Kendari bisa mengurangi ketergantungan pada pasokan luar daerah, sekaligus memberdayakan peternak setempat.
“Kolaborasi ini adalah bagian dari new policy yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan daerah, serta mendorong pertukaran pengetahuan antar wilayah,” ujar Siska Karina Imran, Wali Kota Kendari.
Sebagai bagian dari new policy tersebut, Kota Kendari dan Sidrap akan berkoordinasi untuk memastikan ketersediaan telur kualitas tinggi sepanjang tahun. Selain itu, kebijakan ini juga memperkuat kebijakan pangan nasional yang mendorong penggunaan bahan baku lokal. Adapun, Pemkot Kendari terus memperluas kerja sama dengan berbagai daerah, termasuk Sigi dan Enrekang, untuk memperkaya sumber pasokan bahan pokok.
Program MBG merupakan bagian dari new policy yang dijalankan pemerintah daerah sebagai upaya memperbaiki kualitas nutrisi masyarakat. Dengan pasokan telur yang stabil, program ini diharapkan bisa berjalan efektif, sekaligus memberdayakan sektor pertanian dan peternakan. Selain itu, kolaborasi ini juga menjadi contoh keberhasilan new policy dalam meningkatkan keterpaduan antar daerah untuk mencapai target pengurangan kesenjangan gizi.
Kebijakan ini juga mendukung pengembangan ekonomi daerah dengan menciptakan peluang usaha bagi peternak Sidrap. Pasokan telur yang terjamin akan meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat posisi Sidrap sebagai pusat produksi pangan. Dengan new policy ini, Kota Kendari dan Sidrap berkomitmen untuk mengembangkan sistem pasokan yang berkelanjutan, sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam membangun ketahanan pangan nasional.