Berita

Eskalator Stasiun Duri Masih Diperbaiki, Penumpang KRL Antre Panjang

eskalator-stasiun-duri-ditutup-usai-mendadak-balik-arah-anker-antre-panjang-1791165936548_169
Foto : Anthony Taylor - beritanew.com
Daftar Isi
  1. Eskalator Stasiun Duri Masih Diperbaiki, Antrean Penumpang KRL Memanjang
  2. FAQ Eskalator Stasiun Duri
  3. Related Reading

Eskalator Stasiun Duri Masih Diperbaiki, Antrean Penumpang KRL Memanjang

Beritanew.com – Eskalator Stasiun Duri Masih Diperbaiki sehingga arus penumpang KRL di area Peron 5 menjadi lebih padat pada Senin, 5 Oktober 2026. Penumpang yang turun dari kereta, hendak berpindah peron, maupun menuju pintu keluar stasiun harus menunggu lebih lama karena salah satu akses utama belum dapat digunakan.

Fasilitas tersebut masih ditutup dengan terpal hitam dan dijaga petugas. Penutupan dilakukan karena eskalator yang sebelumnya mengalami gangguan hingga bergerak mundur itu belum selesai diperbaiki. Petugas di sekitar lokasi membantu mengarahkan pengguna agar pergerakan penumpang tetap tertib.

Gangguan eskalator sebelumnya mengakibatkan 12 orang terluka. Karena itu, KAI Commuter melanjutkan penanganan dengan mengutamakan keamanan sebelum fasilitas kembali dibuka bagi masyarakat. Eskalator tidak akan dioperasikan sampai kondisi dan fungsinya dipastikan aman.

Satu Eskalator Menjadi Akses Utama

Selama Eskalator Stasiun Duri Masih Diperbaiki, penumpang hanya dapat mengandalkan satu eskalator yang masih berfungsi. Akses tersebut dipakai oleh penumpang yang baru turun dari KRL, pengguna yang akan berpindah jalur, serta mereka yang menuju area keluar stasiun.

Kondisi ini membuat antrean terlihat di jalur menuju eskalator. Kepadatan terutama terasa ketika beberapa perjalanan KRL tiba dalam waktu berdekatan. Penumpang harus bergantian menggunakan fasilitas yang tersedia, sehingga waktu perpindahan antarperon menjadi lebih panjang dibandingkan kondisi normal.

Sebagian pengguna memilih menggunakan tangga manual untuk menghindari antrean. Pilihan itu dapat membantu mengurangi penumpukan di dekat eskalator, terutama bagi penumpang yang tidak membawa barang banyak dan mampu menggunakan akses tangga dengan aman.

Seorang petugas KRL menjelaskan bahwa sebelumnya kedua eskalator digunakan untuk mengarahkan penumpang naik. Namun, setelah salah satu unit mengalami gangguan, seluruh arus penumpang bertumpu pada eskalator yang tersisa.

“Biasanya enggak sepadat ini, karena rusak jadi lebih menumpuk,” kata salah satu penumpang KRL.

Bagi penumpang yang membawa barang, bepergian bersama anak-anak, atau membutuhkan akses yang lebih nyaman, antrean tersebut dapat menjadi tantangan tersendiri. Pengaturan di lokasi diperlukan agar penumpang tidak berdesakan dan tetap memiliki ruang yang cukup saat menuju eskalator maupun tangga.

Perbaikan Dilakukan dengan Prioritas Keselamatan

KAI Commuter menyatakan proses perbaikan masih berlangsung hingga Minggu sore, 4 Oktober 2026. Perusahaan berupaya mempercepat penyelesaian pekerjaan, tetapi pembukaan kembali fasilitas tetap bergantung pada hasil pemeriksaan keamanan.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan percepatan perbaikan dilakukan tanpa mengesampingkan keselamatan pengguna. Menurutnya, fungsi eskalator harus dipastikan aman sebelum kembali melayani penumpang.

“Per sore ini masih dalam perbaikan. KAI Commuter berupaya semaksimal mungkin untuk percepatan penyelesaian perbaikan dengan tetap memprioritaskan keamanan fungsi fasilitas eskalator tersebut,” kata Karina kepada wartawan.

Penutupan sementara memang mengurangi kapasitas akses vertikal di stasiun, tetapi langkah tersebut diperlukan setelah gangguan yang terjadi. Pada stasiun dengan mobilitas penumpang tinggi, masalah pada satu fasilitas dapat memengaruhi kelancaran arus di peron, jalur penghubung, dan pintu keluar.

Stasiun Duri menjadi salah satu titik transit bagi pengguna KRL yang melanjutkan perjalanan ke peron lain. Karena itu, Eskalator Stasiun Duri Masih Diperbaiki berdampak langsung pada pola perjalanan penumpang, khususnya mereka yang perlu berganti jalur dalam waktu singkat.

Penumpang Diminta Menambah Waktu Perjalanan

Pengguna KRL yang melintas di Stasiun Duri sebaiknya menyiapkan waktu tambahan selama perbaikan berlangsung. Tambahan waktu diperlukan untuk mengantisipasi antrean saat berpindah peron atau ketika menuju pintu keluar stasiun.

Penumpang yang memungkinkan dapat memakai tangga manual sebagai alternatif. Namun, pengguna tetap perlu mempertimbangkan kondisi fisik, barang bawaan, serta keselamatan saat memilih jalur tersebut. Mengikuti arahan petugas juga penting, terutama ketika antrean sedang ramai.

Hingga Senin pagi, eskalator yang bermasalah belum dibuka untuk umum. KAI Commuter masih melanjutkan pekerjaan perbaikan sambil memastikan fasilitas dapat kembali beroperasi dengan aman bagi seluruh penumpang.

FAQ Eskalator Stasiun Duri

Apakah eskalator yang bermasalah sudah bisa digunakan?

Belum. Eskalator masih ditutup karena proses perbaikan dan pemeriksaan keamanan masih berlangsung.

Apa penyebab antrean panjang di Stasiun Duri?

Antrean terjadi karena hanya satu eskalator yang dapat digunakan untuk melayani penumpang yang turun dari kereta, berpindah peron, dan menuju pintu keluar.

Apa yang dapat dilakukan penumpang selama perbaikan?

Penumpang dapat menambah waktu perjalanan, mengikuti arahan petugas, dan menggunakan tangga manual apabila kondisi memungkinkan. Keselamatan tetap perlu menjadi pertimbangan utama saat memilih akses alternatif.

Leave a Comment