Uncategorized

Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara Jadi Tersangka Kasus Narkoba – Begini Kronologi Penangkapannya

Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Narkoba – Kronologi Penangkapannya

Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara Jadi – Kepolisian Kalimantan Timur berhasil menetapkan Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Yohanes Bonar Adiguna, sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Penangkapan ini terjadi setelah petugas dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim mengungkap penyelundupan narkotika sintetis melalui jasa ekspedisi. Tindakan YBK, oknum anggota Polri yang terlibat dalam kasus ini, mengarah pada penetapan tersangka terhadap Kasat Narkoba tersebut.

Dalam operasi penyelidikan, petugas menemukan 20 cartridge liquid vape yang mengandung Hexahydrocannabinol (HHC), zat terlarang yang termasuk dalam kategori narkotika. Barang bukti ini ditemukan dalam pengiriman yang mencurigakan ke wilayah Kalimantan Timur. Selain itu, penyidik mengembangkan kasus ke paket lain yang diterima di Balikpapan, yang juga terbukti positif mengandung narkotika sintetis berdasarkan hasil laboratorium forensik.

“Penyelidikan terhadap pengambilan paket ini dimulai setelah menerima laporan dari warga. Oknum YBK diduga telah melakukan aksi tersebut beberapa kali,” jelas Kombes Pol Romylus Tamtelahitu, Dirresnarkoba Polda Kaltim, dalam keterangan resmi. Tim gabungan Direktorat Reserse Narkoba dan Bidpropam Polda Kaltim akhirnya menangkap YBK pada 1 Mei 2025 setelah menelusuri lima kali pengiriman total sekitar 100 cartridge liquid vape.

Kronologi Penyelidikan dan Konsekuensi Kasus

Operasi penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai keberadaan paket berisi narkoba. Dengan data dari pengiriman yang tercatat, petugas mengungkap jaringan penyelundupan yang melibatkan oknum kepolisian. Proses penyidikan mencakup pemeriksaan pihak terlibat, pengumpulan bukti, dan verifikasi dari lembaga laboratorium. Hasil investigasi menunjukkan bahwa YBK aktif dalam mengarahkan pengambilan paket selama beberapa bulan sebelum ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus ini mengguncang masyarakat karena melibatkan pejabat kepolisian yang seharusnya menjaga ketertiban. YBK diduga memanfaatkan posisinya untuk mengakses jasa ekspedisi dan mengirimkan narkoba ke berbagai titik. Sejumlah pelaku lain yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba juga diamankan. Penetapan YBK sebagai tersangka menjadi bukti bahwa korupsi dan penyalahgunaan kewenangan bisa

Leave a Comment