Uncategorized

Topics Covered: Kalsel Tuntaskan Penanaman 148,5 Hektare Program FOLU Net Sink Norwegia

Topics Covered: Kalimantan Selatan Tuntaskan Penanaman 148,5 Hektare dalam Program FOLU Net Sink Norwegia Contribution

Topics Covered – Proses penanaman hutan dan lahan di Kalimantan Selatan telah mencapai titik puncak melalui program FOLU Net Sink Norwegia Contribution. Dinas Kehutanan setempat melaporkan bahwa total area yang direhabilitasi mencapai 148,5 hektare, menggambarkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam pemulihan ekosistem hutan. Program ini menjadi bagian dari upaya global Norwegia untuk menurunkan emisi karbon, dengan pendekatan berbasis masyarakat yang terukur dan berkelanjutan.

Progres Pemulihan di Wilayah KPH Kusan dan Pulau Laut Sebuku

Penyelesaian proyek penanaman tercapai di dua wilayah utama, yaitu Desa Sungai Cuka, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, yang dikelola oleh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kusan, dan Desa Tanjung Lalak, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru, melalui KTH Pulau Laut Sebuku. Total luas penanaman di kedua lokasi mencapai 148,5 hektare, dengan hasil yang memenuhi target 100 persen. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan tutupan hutan, tetapi juga mengaktifkan partisipasi aktif masyarakat lokal dalam kegiatan konservasi.

“Hasil pemantauan lapangan menunjukkan progres pemeliharaan yang positif,” ujar Engkos Koswara, Kepala Seksi Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) Dishut Kalsel. Ia menekankan bahwa aktivitas seperti penyulaman, penyiangan gulma, serta perlindungan terhadap hama dan penyakit menjadi komponen penting untuk memastikan pertumbuhan pohon tetap optimal. Dengan pengelolaan yang terpadu, kedua area ini mampu menjadi contoh terbaik dalam penerapan program FOLU Net Sink Norwegia Contribution.

Strategi Pemulihan Ekosistem Berbasis Komunitas

Program FOLU Net Sink Kalsel Norwegia Contribution menonjolkan pendekatan kolaboratif, dengan melibatkan kelompok tani hutan (KTH) dalam setiap tahapan. Dengan keterlibatan langsung masyarakat, pembinaan teknis dan sumber daya manusia menjadi lebih efektif. Selain itu, dana internasional dari Norwegia menjadi penopang penting dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan hutan, terutama untuk area yang mengalami kerusakan parah.

Capaian ini tidak hanya mencerminkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga sebagai bukti nyata kontribusi Kalimantan Selatan dalam mendukung target FOLU Net Sink 2030. Proyek ini berfokus pada penanaman pohon yang sesuai dengan kondisi lingkungan lokal, sehingga memastikan keberlanjutan dalam jangka panjang. Seluruh anggota KTH secara berkala diberikan pelatihan untuk meningkatkan teknik perawatan hutan, serta akses ke sumber daya alam yang terkelola secara berimbang.

Kegiatan pemulihan ekosistem juga bertujuan memperkuat ketahanan lingkungan terhadap perubahan iklim. Dengan penanaman 148,5 hektare, kawasan hutan yang rusak dapat kembali produktif, sekaligus menyimpan karbon secara efisien. Pemantauan berkala oleh Dishut Kalsel memastikan bahwa setiap tahap program berjalan sesuai rencana, termasuk dalam hal keberlanjutan dan keberhasilan teknis penanaman.

Topics Covered – Dukungan Norwegia tidak hanya berupa dana, tetapi juga peran aktif dalam pembinaan kebijakan lingkungan. Program FOLU Net Sink Norwegia Contribution membantu Kalimantan Selatan mencapai beberapa indikator keberhasilan, seperti peningkatan ketahanan ekosistem dan penurunan emisi karbon. Capaian ini berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat, melalui peningkatan penerimaan ekonomi dari hasil hutan yang dikelola secara berkelanjutan.

Leave a Comment