Uncategorized

Gedung Pelayanan Jantung RSUD dr Soetomo Surabaya Kebakaran – Satu Pasien di ICU Dikabarkan Meninggal Dunia

Kebakaran di Gedung Pelayanan Jantung RSUD Dr. Soetomo Surabaya

Gedung Pelayanan Jantung RSUD dr Soetomo – Dalam insiden kebakaran yang terjadi di Gedung Pelayanan Jantung RSUD Dr. Soetomo Surabaya, sejumlah pasien harus mengalami evakuasi darurat. Api menghanguskan lantai 5 Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT), yang merupakan bagian dari RSUD Dr. Soetomo, pada Jumat pagi, sekitar pukul 06.30 WIB. Dalam kejadian ini, satu pasien yang sedang menjalani perawatan intensif di Unit Perawatan Intensif (ICU) dinyatakan meninggal dunia, sementara pasien lainnya dievakuasi ke ruang gawat darurat dan area perawatan lainnya. Tim pemadam kebakaran serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya terus bekerja untuk mengatasi asap yang menyebar ke lantai bawah dan memastikan keamanan area.

Deteksi Awal dan Tindakan Pemadam

Kebakaran di Gedung Pelayanan Jantung RSUD Dr. Soetomo Surabaya dimulai dengan deteksi dini oleh staf rumah sakit. Petugas pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi bersama tim medis dan pihak terkait. Fokus utama evakuasi diberikan pada pasien yang berada di lantai 5, terutama yang berada di ruang perawatan intensif. Sebanyak 33 pasien berhasil dievakuasi ke UGD dan ruang rawat lainnya, meskipun asap hitam sempat menghambat proses tersebut. Menurut informasi dari pihak Damkar, api mulai menyebar dari lantai satu hingga enam, dengan titik api utama berada di ruang operasi jantung.

“Api di Gedung Pelayanan Jantung RSUD Dr. Soetomo Surabaya menyebar cepat, mengakibatkan sebagian besar area lantai 5 terbakar. Kami berupaya memadamkan kobaran api secepat mungkin untuk melindungi nyawa pasien,” ungkap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani.

Penyebab Kebakaran dan Dampak terhadap Pelayanan

Penyebab kebakaran di Gedung Pelayanan Jantung RSUD Dr. Soetomo Surabaya masih dalam penyelidikan. Dugaan awal menyebutkan kemungkinan korsleting listrik atau kebocoran bahan bakar dari alat medis yang digunakan. Kebakaran ini berdampak signifikan pada operasional rumah sakit, khususnya pada unit perawatan jantung yang menjadi korban langsung. Selain mengganggu kegiatan medis, api juga menyebabkan gangguan aliran listrik di beberapa area gedung.

Kebakaran di RSUD Dr. Soetomo menimbulkan kekhawatiran terhadap kesiapan rumah sakit dalam menyediakan layanan kesehatan pada masa libur panjang. Meskipun tim medis berupaya maksimal untuk menangani situasi darurat, beberapa ruang rawat tetap terpaksa ditutup sementara waktu. Pihak rumah sakit berkomitmen untuk segera memperbaiki infrastruktur dan memastikan pelayanan bisa berjalan normal kembali.

Korban dan Upaya Penyelamatan

Dua karyawan RSUD Dr. Soetomo dilaporkan mengalami luka akibat kebakaran. Salah satu petugas yang bertugas di gedung pada saat kejadian, Arpen, mengungkapkan bahwa pasien meninggal saat berada di lantai 4. Area lantai 4 yang terbakar mencapai 80 persen kerusakan, dan korban langsung dibawa ke RSUD Pasar Minggu untuk penanganan medis lebih lanjut. Sementara itu, manajemen RSUD Dr. Soetomo masih berupaya mengidentifikasi penyebab kebakaran dan memastikan semua pasien di lantai 5 dievakuasi ke ruang aman.

“Kami telah melakukan pengecekan terhadap semua pasien di Gedung Pelayanan Jantung RSUD Dr. Soetomo. Tidak ada pasien yang tersisa di lantai 5,” kata staf rumah sakit yang tidak ingin disebutkan namanya.

Respon dari Pemerintah dan Komunitas

Dalam upaya mempercepat proses pemulihan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak alumni Universitas Airlangga (Unair) untuk berpartisipasi dalam program Indonesia Sehat menuju Indonesia Emas 2045. Acara Dies Natalis ke-71 Unair menjadi momen penting untuk menggambarkan upaya penguatan sistem kesehatan di Indonesia. Selain itu, masyarakat sekitar RSUD Dr. Soetomo turut berdoa dan mengawasi perkembangan kebakaran dari jauh.

Sebagai respons dari insiden ini, pihak rumah sakit mulai melakukan audit keselamatan dan pemeriksaan infrastruktur Gedung Pelayanan Jantung RSUD Dr. Soetomo. Tim inspeksi menyatakan akan memperketat protokol keamanan, termasuk penggunaan alat pemadam dan pemeriksaan kabel listrik di area rawan. Dengan begitu, kejadian serupa dapat diminimalkan dalam waktu dekat.

Penyelidikan dan Langkah Selanjutnya

Penyebab kebakaran di Gedung Pelayanan Jantung RSUD Dr. Soetomo Surabaya terus dikaji oleh pihak berwenang. Sementara itu, manajemen rumah sakit memastikan tidak ada penghentian layanan kesehatan dalam jangka panjang. Meski sebagian besar area di lantai 5 terbakar, ruang perawatan di lantai bawah masih beroperasi untuk menerima pasien yang dievakuasi. Dengan adanya kebakaran, RSUD Dr. Soetomo juga berencana mengadakan pelatihan penanganan kebakaran bagi staf medis dan karyawan di seluruh gedung.

Leave a Comment