Prabowo Tegaskan Kepentingan Rakyat Sebagai Prioritas Utama dalam MBG
Main Agenda – Dalam sebuah acara yang menjadi bagian dari Main Agenda, Prabowo Subianto menghadiri Konsolidasi Nasional Program MBG di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6). Acara ini menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam memastikan kesejahteraan rakyat menjadi fokus utama, sekaligus menjadi momen penting untuk mengkoordinasikan pelaksana program distribusi makanan bergizi gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Prabowo menggarisbawahi bahwa keberhasilan MBG bergantung pada kolaborasi dan konsistensi semua pihak, dengan penekanan pada Main Agenda sebagai landasan utama.
Main Agenda: Visi Masa Depan dengan Fokus pada Kesehatan Masyarakat
Program MBG, yang merupakan bagian dari Main Agenda, bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia, terutama di daerah terdampak bencana. Prabowo menjelaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga terkait, tetapi juga harus dilihat dari kontribusi aktif pelaksana di lapangan. “Main Agenda adalah visi pemerintah untuk menjawab kebutuhan rakyat secara keseluruhan,” katanya, menegaskan bahwa program MBG adalah salah satu upaya untuk memastikan rakyat tetap berdaya.
“(Memberi) makan ini pekerjaan yang mulia bagi kita dan ini harus berhasil, akan berhasil, kalian bagian penting. Tapi kalau kalian tidak mau bekerja dengan baik, kalian harus minggir. Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan,” ujar Prabowo.
Acara yang dihadiri oleh sekitar 12.173 orang, termasuk 5.873 mitra, menjadi platform untuk menyampaikan rencana penguatan MBG. Prabowo menyebut bahwa program ini harus dikerjakan secara konsisten dan transparan, dengan pelaksana menjadi pilar utama dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga terkait, dan masyarakat dalam mencapai tujuan Main Agenda.
Kepentingan Rakyat di Atas Semua Kepentingan
Prabowo secara tegas menyatakan bahwa kepentingan rakyat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan, termasuk MBG. Dalam Main Agenda, ia menekankan bahwa program ini harus dijalankan secara tanggung jawab, dengan transparansi dan akuntabilitas menjadi aspek yang tidak boleh diabaikan. “Rakyat adalah pusat dari segala kegiatan pemerintah,” tegasnya, menambahkan bahwa setiap langkah harus terukur dari manfaat yang diberikan kepada masyarakat.
Dalam rangka menguatkan kinerja MBG, Prabowo mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan menggantinya dengan Nanik Sudaryati Deyang. Keputusan ini diambil setelah adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan program. “Main Agenda tidak bisa berjalan jika ada kelemahan dalam struktur pengelolaannya,” kata Prabowo, menunjukkan komitmen untuk mengoptimalkan pelaksanaan MBG secara efisien.
Prabowo juga menyoroti peran para mitra dan pengusaha dalam mendukung distribusi makanan. Ia menyatakan bahwa keberhasilan Main Agenda membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen, termasuk masyarakat dan pengusaha. “Kepentingan rakyat harus di atas semua kepentingan, termasuk urusan politik,” ujarnya, menambahkan bahwa program MBG tidak boleh terganggu oleh isu atau agenda lain.
Usai acara, Prabowo berharap Main Agenda bisa memberikan dampak jangka panjang bagi generasi penerus bangsa. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya memberikan manfaat optimal, sementara urusan politik diprioritaskan pada masa pemilu dan pilkada. “Kepentingan rakyat di atas semua kepentingan, ini adalah prinsip utama dalam Main Agenda,” tutup Prabowo, mengakhiri sambutannya dengan semangat perubahan dan kesejahteraan.