New Policy: 5 Trik Berkendara Hemat Bensin Saat Harga BBM Naik
New Policy – Dalam rangka menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, New Policy yang diterapkan Pertamina Patra Niaga mulai 10 Juni 2026 menciptakan tantangan baru bagi pengguna kendaraan. Kenaikan harga Pertamax RON 92 menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green RON 95 naik ke Rp17.000 per liter membuat efisiensi penggunaan bensin semakin penting. Strategi efektif untuk mengoptimalkan penggunaan bahan bakar sekaligus menyesuaikan diri dengan New Policy ini bisa menjadi solusi untuk mengurangi beban keuangan.
5 Langkah Praktis untuk Menghemat Bensin dalam New Policy
Menyikapi kenaikan harga BBM, berikut lima trik sederhana yang bisa diterapkan untuk menjaga pengeluaran bensin tetap terkendali. New Policy ini tidak hanya mengubah tarif bahan bakar, tetapi juga mendorong pengemudi untuk lebih sadar dalam penggunaan energi. Dengan mengikuti tips berikut, Anda bisa menghemat biaya transportasi sekaligus menjaga performa kendaraan.
“Dalam New Policy, penggunaan bahan bakar minyak nonsubsidi mengalami penyesuaian harga yang berdampak signifikan pada anggaran pengendara,” kata Pertamina Patra Niaga. Dengan inisiatif ini, pengemudi dianjurkan untuk memperhatikan kebiasaan berkendara dan memanfaatkan teknik hemat bensin yang bisa diaplikasikan sehari-hari.
1. Pantau Tekanan Ban Secara Rutin Tekanan ban yang tidak tepat bisa meningkatkan hambatan rolling resistance, sehingga mengurangi efisiensi bahan bakar. Dengan mengecek tekanan angin secara berkala, Anda tidak hanya menjaga kenyamanan berkendara, tetapi juga memastikan kendaraan berjalan lebih ringan. Ini sangat penting dalam New Policy yang mengubah harga BBM, karena setiap penghematan kecil bisa berdampak besar.
2. Gunakan Mode ECO di Kendaraan Modern Banyak mobil baru dilengkapi fitur Mode ECO yang mengatur respons pedal gas untuk memaksimalkan efisiensi bahan bakar. Dengan mengaktifkan mode ini, kendaraan dapat mengurangi konsumsi bensin hingga 10-15%, terutama dalam kondisi jalan raya atau perjalanan sehari-hari. New Policy mendorong penggunaan teknologi ini sebagai bagian dari kebijakan pemerintah untuk mengoptimalkan penggunaan BBM.
3. Hindari Pemakaian Gas Berlebihan Dalam kondisi kemacetan atau perjalanan jarak pendek, pengemudi sering menginjak gas terlalu keras. Hal ini menyebabkan pemborosan bahan bakar. Dengan mengatur kecepatan dan mengurangi akselerasi, Anda bisa menghemat bensin sekaligus memperpanjang usia mesin. New Policy juga memperkuat pentingnya kebiasaan ini, karena penghematan bensin menjadi prioritas utama.
4. Lakukan Perawatan Mesin Rutin Mesin yang tidak dirawat dengan baik bisa mengurangi performa bahan bakar. Periksa kondisi filter udara, selang bahan bakar, dan sistem pembakar secara berkala. New Policy menuntut penggunaan BBM yang lebih efisien, sehingga perawatan mesin yang teratur menjadi kunci dalam menjaga kinerja kendaraan.
5. Gunakan Pemanfaatan Pemakaian Gigi Tinggi Menggunakan gigi tinggi saat kecepatan stabil dapat mengurangi konsumsi bahan bakar. Teknik ini meminimalkan beban pada mesin dan menghindari pemborosan tenaga. New Policy memberikan kesempatan untuk mengaplikasikan trik ini, karena setiap perubahan kebiasaan berkendara bisa menyebabkan penghematan signifikan.
Perubahan Harga BBM dalam Konteks New Policy
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi pada New Policy dilakukan berdasarkan formula yang ditetapkan pemerintah. Sejak 10 Juni 2026, harga Pertamax RON 92 dan Pertamax Green RON 95 mengalami kenaikan yang berdampak pada pengeluaran harian pengguna kendaraan. Selain itu, Pertamina juga melakukan penyesuaian harga di beberapa kota, seperti Jabodetabek, yang turun menjadi Rp11.800 per liter sejak 1 Februari 2026.
Perubahan ini menunjukkan bahwa New Policy tidak hanya fokus pada penyesuaian harga, tetapi juga mendorong penggunaan bahan bakar yang lebih bijak. Dengan mengintegrasikan kebiasaan hemat bensin dalam kehidupan sehari-hari, pengendara bisa mengurangi dampak kenaikan harga BBM. Selain itu, pengguna bisa memanfaatkan aplikasi MyPertamina untuk mendapatkan diskon Rp500 per liter saat membeli Pertamax Turbo atau Pertamax Green.
Dalam New Policy, Pertamina juga berupaya untuk mengurangi kesenjangan harga BBM antar daerah. Perubahan tarif yang dilakukan pada 29 Maret 2025, misalnya, mencakup penurunan harga di DKI Jakarta, sehingga menyesuaikan biaya transportasi berdasarkan kondisi lokal. Dengan adanya penyesuaian ini, pengemudi bisa menyesuaikan kebiasaan penggunaan bensin sesuai dengan perubahan harga yang terjadi.