Pertamina Retail Simulasi Darurat di SPBU: Skenario Kebakaran Area Dispenser
Pertamina Retail Gelar Simulasi Penanggulangan Keadaan – PT Pertamina Retail (Pertare) mengadakan latihan penanggulangan keadaan darurat di SPBU Langsep Malang, Rabu (20/5). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sistem keamanan dan keselamatan di lingkungan bahan bakar, serta meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi situasi kritis. Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) yang dilaksanakan di SPBU COCO 51.651.16 tersebut melibatkan seluruh karyawan dan bekerja sama dengan Polsek Klojen, Koramil 0833/01 Klojen, serta Dinas Pemadam Kebakaran Kota Malang.
Dalam acara ini, diperagakan skenario kebakaran yang berpotensi merambat ke area dispenser dan menimbulkan risiko korban luka bakar. Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat di SPBU juga menguji kemampuan koordinasi tim, komunikasi antar unit, dan proses evakuasi. Setiap tahap latihan dirancang untuk memastikan kecepatan respons dan keefektifan prosedur darurat, sekaligus mengukur kemampuan personel dalam menangani berbagai skenario seperti kebakaran, tumpahan bahan bakar, ledakan, dan kecelakaan kerja.
“Pertamina Retail memprioritaskan penerapan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai bagian dari komitmen keselamatan operasional. Simulasi seperti ini tidak hanya memperkuat kesiapsiagaan, tetapi juga memastikan prosedur darurat berjalan selaras dengan standar nasional dan internasional,” terang Ruli Handoko, Manager HSSE Pertare, Jakarta, Senin (25/5).
Pelaksanaan latihan dimulai dengan perencanaan alur peristiwa dan pembagian tugas berdasarkan peran yang jelas. Pihak Pertamina Retail melakukan evaluasi setelah skenario dijalankan untuk memperbaiki prosedur, meningkatkan koordinasi tim, dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Kegiatan ini dilakukan secara berkala guna memastikan setiap karyawan memahami langkah-langkah darurat dengan cepat dan tepat.
“Kami ingin melalui simulasi ini, karyawan lebih terbiasa dengan respons terhadap situasi kritis. Kolaborasi dengan TNI-Polri dan pihak berwenang memastikan kegiatan berjalan optimal dan mengukur efektivitas respons lintas sektor,” kata Aditya Hendrawan, Manager Region VI (Jatimbalinus) Pertare.
Kompetensi HSSE Pertamina Retail terus ditingkatkan melalui pelatihan rutin seperti ini. Kesiapsiagaan tim menjadi penekanan utama, termasuk kemampuan dalam mengendalikan api, memberikan pertolongan pertama, serta memastikan keselamatan pelanggan dan lingkungan sekitar. Simulasi yang dilakukan di SPBU Langsep Malang juga menjadi bagian dari program keamanan operasional nasional Pertamina Retail, yang berfokus pada pengurangan risiko dan peningkatan kualitas layanan.
Pertamina Retail dan Inisiatif Keselamatan Lintas Sektor
Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat di SPBU Langsep Malang bukanlah kegiatan isolasi. Pertamina Retail menggandeng lembaga pemerintah dan swasta untuk meningkatkan kesiapsiagaan secara kolektif. Contohnya, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Malang turut serta memberikan arahan langsung tentang tindakan darurat, sementara Polsek Klojen memastikan keamanan lingkungan sekitar selama proses simulasi berlangsung.
Di sisi lain, Pertamina Retail memperlihatkan komitmen terhadap peningkatan kualitas keselamatan kerja. Pelatihan yang diadakan di SPBU menjadi bagian dari strategi pengendalian risiko, termasuk penerapan teknologi modern dan pelatihan regenerasi sumber daya manusia. Kegiatan ini juga dilakukan di berbagai lokasi operasional, seperti SPBU di Surabaya dan Malang, guna memastikan standarisasi protokol keadaan darurat.
Kelancaran Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat di SPBU berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan. Pertamina Retail menyadari bahwa kecelakaan bisa terjadi kapan saja, sehingga kesiapan operasional harus selalu diuji. Dengan melibatkan pihak eksternal, perusahaan memastikan respons darurat selaras dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan sekitar. Hasil latihan diharapkan menjadi fondasi untuk peningkatan keselamatan di semua unit operasional Pertamina Retail.