Uncategorized

Special Plan: KPKP Jakbar Temukan Puluhan Hewan Kurban Sakit Jelang Iduladha

Special Plan: KPKP Jakbar Temukan Puluhan Hewan Kurban Sakit Jelang Iduladha

Special Plan – Dalam rangka menjamin kualitas hewan kurban sebelum Iduladha, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melaksanakan Special Plan khusus untuk melakukan pemeriksaan intensif. Hasilnya, sejumlah puluhan hewan yang akan disembelih dalam rangka hari raya tersebut ditemukan dalam kondisi tidak sehat, yang memicu kekhawatiran akan kesehatan daging yang akan dibagikan kepada masyarakat.

Inspeksi dilakukan selama tiga hari berturut-turut, mulai dari Rabu (27/5) hingga Jumat (29/5), dengan menelusuri 125 titik penyembelihan. Dari total 2.494 ekor hewan yang diperiksa, terdapat 41 ekor yang mengalami gangguan kesehatan. Petugas juga mengafkir lebih dari seratus kilogram bagian tubuh hewan yang dianggap tidak layak dikonsumsi, seperti paru, hati, limpa, dan organ lainnya yang terkontaminasi.

Mengapa Hewan Kurban Bisa Tidak Sehat?

Gangguan kesehatan pada hewan kurban terutama disebabkan oleh infeksi bakteri, parasit cacing hati, serta paparan asap kendaraan yang merusak organ pernapasan. Penyebab utama lainnya adalah adanya jejak hitam atau anthracosis di bagian paru-paru akibat polusi udara, sehingga mengurangi kualitas daging yang dihasilkan. Dalam Special Plan ini, KPKP Jakbar fokus pada pemeriksaan lebih teliti guna mengidentifikasi masalah sejak awal.

“Dari hasil Special Plan ini, kita menemukan 41 hewan yang mengalami gangguan kesehatan. Bagian organ yang tidak layak konsumsi mencakup paru-paru, hati, limpa, jantung, kepala, kaki, dan ginjal. Ini dilakukan untuk memastikan daging yang disajikan aman dan layak dikonsumsi,” ujar Tanti, Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan KPKP Jakbar.

Dalam rangka memperkuat keandalan, petugas juga memeriksa kesehatan hewan secara lebih menyeluruh, termasuk mengecek riwayat penyakit sebelum proses penyembelihan.

Langkah-Langkah dalam Special Plan

Upaya KPKP Jakbar dalam Special Plan mencakup beberapa tahap penting. Pertama, pemeriksaan secara rutin di setiap titik penyembelihan untuk memastikan hewan terjaga kebersihannya. Kedua, pemeriksaan postmortem yang dilakukan setelah hewan disembelih guna mengidentifikasi kelainan organ. Ketiga, kolaborasi dengan petugas kesehatan hewan lainnya untuk mempercepat proses penegakan standar kualitas.

Dalam Special Plan ini, selain fokus pada diagnosis penyakit, pihak KPKP juga melakukan penegakan protokol sanitasi. Mereka memastikan hewan kurban diperiksa sebelum dan sesudah proses penyembelihan, serta melakukan pengawasan terhadap kondisi lingkungan tempat penampungan hewan. Langkah-langkah ini bertujuan untuk mencegah risiko kontaminasi dari luar.

Menurut Tanti, Special Plan ini juga melibatkan masyarakat sebagai bagian dari penegakan standar. “Kami mengajak pemilik hewan untuk lebih memperhatikan kesehatan hewan mereka sebelum Iduladha. Selain itu, tim kami memberikan bimbingan teknis tentang cara merawat dan memperbaiki kondisi hewan yang kurang sehat,” tambahnya.

Dengan adanya Special Plan, harapan KPKP Jakbar adalah masyarakat akan lebih percaya pada kualitas daging yang dibagikan. “Kami berupaya agar setiap hewan kurban yang disiapkan memiliki standar kesehatan yang baik, sehingga masyarakat bisa mendapatkan makanan yang layak dan aman,” pungkas Tanti. Upaya ini menjadi bagian dari peningkatan pengawasan dalam rangka menjaga kesehatan masyarakat selama perayaan Iduladha.

Leave a Comment