PLN UP3 Palu Pastikan Stabilitas Listrik Idul Adha 1447 H melalui Special Plan
Special Plan – Untuk menghadapi momen Idul Adha 1447 H, PLN UP3 Palu meluncurkan Special Plan yang dirancang secara menyeluruh. Rencana ini bertujuan memastikan pasokan listrik tetap stabil dan andal selama perayaan besar keagamaan tersebut. Dengan peningkatan kesiapan infrastruktur dan tenaga kerja, perusahaan mengupayakan agar masyarakat Sulawesi Tengah dapat menjalani hari raya Idul Adha tanpa hambatan dalam akses energi listrik.
Persiapan Khusus untuk Kebutuhan Masyarakat
Special Plan yang dijalankan oleh PLN UP3 Palu mencakup 377 personel siaga, terdiri dari 94 anggota internal dan 283 mitra kerja. Tenaga ini ditempatkan di titik strategis untuk mengatasi potensi gangguan secara cepat. Selain itu, perusahaan menyiapkan peralatan kritis seperti 17 unit UGB, 8 unit genset, 53 motor operasional, dan 37 mobil operasional. Ketersediaan material cadangan juga dijaga agar bisa digunakan dalam situasi darurat.
“Kesiapan siaga selama Idul Adha 1447 H menunjukkan komitmen PLN dalam menyediakan layanan listrik terbaik, terutama pada momen spesial keagamaan,” papar Ansar, Manajer PLN UP3 Palu.
Dalam rangkaian Special Plan, PLN memperkuat sistem koordinasi dengan 11 posko. Salah satunya ditempati oleh 35 personel, sementara 10 posko lainnya melibatkan 342 tenaga piket. Posko ini bertindak sebagai pusat pengendalian dan respons keadaan darurat. Fokus tambahan diberikan pada 18 lokasi prioritas, seperti pusat pemerintahan, gedung dinas, dan tempat ibadah. Tujuan utamanya adalah memastikan fasilitas kritis tidak mengalami gangguan.
Daya Mampu Sistem dan Dukungan Tambahan
Daya mampu sistem kelistrikan Palu mencapai 331,6 megawatt, menunjukkan kapasitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dukungan tambahan dari sistem terisolasi seperti IMIP (15 MW), Sabang (4 MW), Pulau Paku (1.020 KW), dan Pulau Ulu Nambo (650 KW) menjadi bagian integral dari Special Plan. Sistem ini dirancang untuk mengurangi risiko gangguan terutama di daerah rawan bencana.
“Kesiapan listrik pada Idul Adha 1447 H menjadi fokus utama Special Plan, terutama di area yang rentan terhadap kondisi cuaca ekstrem,” tutur Usman Bangun, General Manager PLN UID Suluttenggo.
PLN juga melakukan proyeksi beban puncak pada malam Idul Adha, yang diperkirakan mencapai 265,1 MW. Angka ini masih berada di bawah daya mampu sistem, sehingga menjamin ketersediaan listrik yang cukup untuk aktivitas masyarakat. Dalam Special Plan, penyiapan tambahan dilakukan di wilayah berpotensi banjir dan longsor, berdasarkan data BMKG. Hal ini membantu meminimalkan dampak lingkungan terhadap jaringan listrik.
Komitmen PLN dalam Special Plan juga mencakup pengoptimalan 10 unit SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang tersebar di lokasi strategis. Unit ini siap mendukung kebutuhan transportasi selama perayaan Idul Adha, termasuk untuk pengiriman daging qurban dan kegiatan ibadah umat Muslim. Seluruh langkah persiapan ini dilakukan secara terpadu untuk memastikan stabilitas pasokan listrik.