Berita

Polisi Selidiki Lokasi Lain Sindikat Maling Tas Milik WN China di Bekasi

polisi-tangkap-empat-pelaku-pencurian-modus-geser-tas-wn-china-1791101608116_169
Foto : Charles Jones - beritanew.com
Daftar Isi
  1. Polisi Telusuri Dugaan Aksi Pencurian Tas di Sejumlah Pusat Perbelanjaan
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Polisi Telusuri Dugaan Aksi Pencurian Tas di Sejumlah Pusat Perbelanjaan

Beritanew.com – Polres Metro Bekasi memperluas penyelidikan setelah membongkar dugaan pencurian tas dengan modus menggeser tas milik seorang warga negara China di mal kawasan Hegarmukti, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Penyidik kini menelusuri kemungkinan keterlibatan kelompok yang sama dalam peristiwa serupa di sejumlah daerah.

Pengembangan perkara tidak hanya berfokus pada kejadian di Bekasi. Aparat tengah mencocokkan rangkaian informasi, rekaman pengawasan, serta dugaan peran para pihak yang telah diamankan untuk melihat apakah terdapat pola kejahatan yang terhubung di lokasi lain.

“Polisi juga terus melakukan pengembangan untuk mendalami dugaan keterkaitan kelompok tersebut dengan sejumlah aksi serupa di berbagai daerah,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Lavian Chandra, Minggu (4/10/2026).

Wilayah yang masuk perhatian penyidik mencakup beberapa kawasan perdagangan dan pusat perbelanjaan di Jakarta, Tangerang, Karawang, hingga Bandung. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan apakah peristiwa-peristiwa tersebut merupakan kasus yang berdiri sendiri atau memiliki keterkaitan dengan kelompok yang sedang diperiksa.

Sejumlah Lokasi Masih Didalami

Beberapa tempat yang kini diteliti kepolisian antara lain Mal Semanggi dan Setiabudi di Jakarta Selatan, Summarecon Mall Serpong di Tangerang, kawasan Pantai Indah Kapuk atau PIK 1, The Grand Outlet di Karawang, serta Paskal Shopping Center di Bandung.

“Beberapa lokasi yang saat ini turut didalami antara lain Mal Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan; Summarecon Mall Serpong, Tangerang; kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 1; The Grand Outlet, Karawang; serta Paskal Shopping Center, Bandung,” ucapnya.

Pemeriksaan atas lokasi-lokasi itu mencakup upaya menyusun kembali kronologi setiap dugaan kejadian. Polisi juga berupaya mengidentifikasi apakah orang, kendaraan, atau cara yang digunakan mempunyai kesamaan dengan perkara di Cikarang Pusat.

“Penyidik masih mendalami setiap lokasi tersebut untuk memastikan rangkaian peristiwa, keterkaitan para terduga pelaku, serta peran masing-masing dalam setiap dugaan aksi pencurian,” lanjutnya.

Pendalaman peran menjadi bagian penting dalam proses penyidikan. Dalam perkara yang melibatkan lebih dari satu orang, penyidik perlu membedakan peran setiap individu, mulai dari pihak yang diduga berada di sekitar korban, mengawasi situasi, hingga pihak yang diduga menggunakan kendaraan.

Langkah pengembangan lintas wilayah juga diperlukan karena pusat perbelanjaan memiliki mobilitas pengunjung yang tinggi. Rekaman CCTV, keterangan saksi, serta ciri-ciri kendaraan dapat membantu aparat menghubungkan atau memisahkan satu peristiwa dari dugaan kejadian lainnya.

Empat Orang Diamankan

Dalam pengungkapan kasus di Bekasi, Polres Metro Bekasi bekerja bersama Satresmob Bareskrim Polri. Operasi gabungan itu menghasilkan pengamanan empat orang yang diduga terkait dengan pencurian terhadap warga negara China.

“Dalam pengungkapan tersebut, Unit III Jatanras Satreskrim Polres Metro Bekasi berkolaborasi dengan Unit II Satresmob Bareskrim Polri mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian terhadap seorang korban warga negara Cina,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Lavian Chandra.

Kasus tersebut berawal dari peristiwa pencurian pada 26 September 2026 di sebuah mal di Hegarmukti, Cikarang Pusat. Kejadian itu kemudian menjadi perhatian publik setelah rekamannya beredar di media sosial.

Modus yang diselidiki adalah geser tas, yakni tindakan mengambil barang korban ketika tas berada di dekat korban atau ditempatkan di area yang mudah dijangkau. Situasi seperti ini dapat terjadi saat pengunjung sedang berbelanja, mengantre, makan, atau menaruh barang sejenak di kursi maupun keranjang.

Dalam menangani perkara tersebut, tim gabungan mendatangi tempat kejadian, menghimpun informasi dari pihak terkait, memeriksa rekaman CCTV, serta menelusuri identitas orang dan kendaraan yang dicurigai digunakan dalam aksi itu.

“Tim gabungan melakukan serangkaian penyelidikan dengan mendatangi tempat kejadian perkara, mengumpulkan bahan keterangan, memeriksa rekaman CCTV serta mengidentifikasi ciri-ciri orang dan kendaraan yang diduga digunakan dalam aksi tersebut,” ucapnya.

Dari hasil penelusuran awal, keberadaan para terduga pelaku mengarah ke wilayah Purwakarta. Petugas lalu melakukan pengejaran hingga Rest Area Km 88B.

“Pada Kamis, 1 Oktober 2026 sekitar pukul 08.00 WIB, petugas menemukan sejumlah orang dengan ciri-ciri yang sesuai dengan hasil penyelidikan. Empat orang kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,” tuturnya.

Pengamanan empat orang tersebut masih diikuti pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut. Proses ini diperlukan untuk menguji bukti, mengonfirmasi dugaan keterlibatan, serta menelusuri kemungkinan adanya perkara lain yang berkaitan.

Kewaspadaan Pengunjung Pusat Belanja

Kasus ini menjadi pengingat bagi pengunjung pusat perbelanjaan untuk menjaga barang bawaan, terutama tas, dompet, telepon genggam, dan dokumen penting. Tas sebaiknya tetap berada dalam pengawasan pemilik dan tidak diletakkan terbuka atau ditinggalkan di tempat umum, meski hanya untuk waktu singkat.

Pengunjung yang merasa kehilangan barang atau melihat aktivitas mencurigakan dapat segera menghubungi petugas keamanan di lokasi dan melapor kepada kepolisian. Informasi mengenai waktu kejadian, posisi terakhir barang, ciri orang yang terlihat, atau kendaraan terkait dapat membantu proses penelusuran.

Penyelidikan atas dugaan rangkaian pencurian ini masih berlangsung. Kepolisian terus mengumpulkan fakta untuk memastikan hubungan antarperistiwa di Bekasi, Jakarta, Tangerang, Karawang, dan Bandung, sekaligus memperjelas peran masing-masing pihak dalam setiap dugaan aksi.

Frequently Asked Questions

What is Polisi Selidiki Lokasi Lain Sindikat Maling?

Polisi Selidiki Lokasi Lain Sindikat Maling is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Polisi Selidiki Lokasi Lain Sindikat Maling matter?

Polisi Selidiki Lokasi Lain Sindikat Maling matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment