Berita

5 Kru Meninggal, Kapten Kapal yang Sempat Disandra Perompak Somalia Minta Maaf

ashari-samadikun-menangis-karena-ada-anak-buahnya-yang-tidak-selamat-1791299622605_169
Foto : Patricia Brown - beritanew.com
Daftar Isi
  1. 5 Kru Meninggal, Kapten Kapal MT Honour-25 Sampaikan Permintaan Maaf
  2. Kronologi Penyanderaan MT Honour-25 di Perairan Somalia
  3. FAQ Seputar 5 Kru Meninggal Kapten Kapal MT Honour-25
  4. Related Reading

5 Kru Meninggal, Kapten Kapal MT Honour-25 Sampaikan Permintaan Maaf

Beritanew.com – 5 Kru Meninggal Kapten Kapal MT Honour-25, Ashari Samadikun, menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban saat tiba kembali di Indonesia. Kapten kapal asal Kabupaten Gowa itu tak kuasa menahan tangis setelah menjalani masa penyanderaan oleh perompak Somalia bersama awak kapal lainnya.

Ashari merupakan salah satu dari empat warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) di MT Honour-25. Keempat WNI tersebut berhasil selamat dan pulang ke Tanah Air, tetapi lima kru berkewarganegaraan asing dilaporkan meninggal dunia.

"Saya selaku kapten, memohon maaf sebesar-besarnya kepada kelima keluarga kru saya yang telah meninggal," ujar Ashari sambil terisak saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (6/10/2026).

Ia mengaku merasa belum mampu memenuhi tanggung jawabnya untuk membawa seluruh kru kapal kembali dalam keadaan selamat. Permintaan maaf itu disampaikan sebagai bentuk duka dan kepeduliannya kepada keluarga lima ABK yang menjadi korban.

"Saya tidak bisa menepati janji saya membawa semua kru saya dengan keadaan selamat. Saya memohon maaf sebesar-besarnya," katanya.

Kronologi Penyanderaan MT Honour-25 di Perairan Somalia

MT Honour-25 membawa total 17 ABK ketika disandera perompak di perairan sekitar Hafun, Somalia. Peristiwa itu berlangsung sejak Selasa (21/4). Dari jumlah tersebut, terdapat empat WNI yang menjadi bagian dari kru kapal.

Selain Ashari Samadikun sebagai kapten kapal, tiga WNI lain yang berada di MT Honour-25 ialah Adi Faizal selaku 2nd Officer asal Kabupaten Bulukumba, Wahudinanto sebagai Chief Officer asal Pemalang, serta Fiki Mutakin asal Bogor.

Kasus 5 Kru Meninggal Kapten Kapal MT Honour-25 ini menjadi perhatian karena seluruh WNI di kapal tersebut berhasil diselamatkan. Namun, kabar meninggalnya lima ABK asing tetap meninggalkan duka mendalam bagi seluruh kru dan keluarga korban.

Kapten Kapal Berterima Kasih atas Bantuan Pemerintah

Ashari turut menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Indonesia atas bantuan yang diberikan selama proses pembebasan berlangsung. Menurutnya, kesempatan pertama untuk menghubungi pihak luar saat berada dalam penyanderaan digunakan untuk mengontak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Nairobi.

"Di mana hari pertama saya mendapatkan kesempatan untuk menghubungi di luar kapal, yaitu yang pertama saya hubungi adalah Kedutaan Besar Nairobi," ujarnya.

Empat WNI dari MT Honour-25 tiba di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 18.42 WIB pada Selasa (6/10/2026). Kepulangan mereka disambut haru oleh keluarga yang telah menanti setelah masa penyanderaan tersebut.

Sejumlah anggota keluarga terlihat memeluk erat para ABK yang akhirnya bisa kembali. Momen itu menjadi penanda bahwa keempat WNI selamat, meski tragedi yang menyebabkan lima kru meninggal masih menyisakan kesedihan.

FAQ Seputar 5 Kru Meninggal Kapten Kapal MT Honour-25

Berapa jumlah ABK yang berada di MT Honour-25?

MT Honour-25 membawa 17 ABK, termasuk empat warga negara Indonesia.

Apakah seluruh WNI di kapal tersebut selamat?

Ya, seluruh empat WNI yang menjadi ABK MT Honour-25 selamat dan telah tiba di Indonesia.

Siapa kapten kapal MT Honour-25?

Kapten MT Honour-25 adalah Ashari Samadikun, WNI asal Kabupaten Gowa.

Di mana kapal MT Honour-25 disandera?

Kapal tersebut disandera perompak di perairan sekitar Hafun, Somalia, sejak Selasa (21/4).

Leave a Comment