Berita

Asap Karhutla Memprihatinkan Sampai Bikin Orang Utan Pingsan

penyelamatan-orang-utan-yang-terdampak-karhutla-di-ketapang-1788155844403_169
Foto : Charles Jones - beritanew.com
Daftar Isi
  1. Asap Karhutla di Ketapang Buat Orang Utan Dewasa Kehilangan Kesadaran
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Asap Karhutla di Ketapang Buat Orang Utan Dewasa Kehilangan Kesadaran

Beritanew.com – Peristiwa mengejutkan terjadi di kawasan perkebunan sawit milik warga di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada Minggu pagi (30/8). Seekor orang utan jantan dewasa bernama Sampurna ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dan sangat lemas di tengah pekatnya asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah tersebut. Penemuan ini menjadi bukti nyata betapa berbahayanya paparan asap bagi satwa liar yang bergantung pada kualitas udara di habitat alaminya.

Momen Penemuan dan Respons Cepat Tim Penyelamat

Sekitar pukul 06.00 WIB, warga setempat melihat keberadaan orang utan yang tampak tergeletak lemah di area kebun sawit Dusun 1 Sempurna, Desa Kuala Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara. Informasi tersebut segera diteruskan ke Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Kalimantan Barat, yang menerima laporan pada pukul 07.27 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, BKSDA Kalimantan Barat bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) langsung menurunkan tim gabungan menuju titik lokasi.

Sarbandi, Staf SKW I Ketapang BKSDA Kalimantan Barat, menjelaskan bahwa tim bergerak cepat begitu mendapat kabar dari masyarakat.

“Pagi tadi kami menerima informasi dari wehara mengenai keberadaan orang utan di sekitar perkebunan. Kami langsung melakukan pengecekan ke lapangan dan menemukan orang utan tersebut dalam kondisi lemas.”

Sarbandi menduga bahwa kebakaran yang melanda kawasan sekitar memaksa Sampurna meninggalkan habitat aslinya dan tersesat masuk ke area perkebunan warga. Kondisi asap yang pekat di sekitar titik penemuan memperburuk situasi, mengingat tim di lapangan juga tidak menemukan sumber air di dekat lokasi orang utan ditemukan.

Penanganan Medis di Lapangan

Setibanya di lokasi, tim medis segera melakukan tindakan penyelamatan. Sekitar pukul 09.13 WIB, tim memberikan pembiusan secara terukur agar pemeriksaan dan proses evakuasi dapat berlangsung aman tanpa menambah stres pada satwa. Dokter hewan YIARI kemudian memberikan oksigen serta cairan infus karena Sampurna mengalami gangguan pernapasan yang serius.

Dari pemeriksaan awal di lapangan, tidak ditemukan luka terbuka maupun luka bakar pada tubuh orang utan tersebut. Namun, dokter hewan YIARI, Komara, menegaskan bahwa paparan asap karhutla dapat berdampak sangat serius terhadap sistem pernapasan primata.

“Kami masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui sejauh mana dampaknya terhadap kondisi kesehatannya.”

Komara menjelaskan bahwa kondisi Sampurna mengarah pada dugaan gangguan akibat paparan asap. Tim medis juga mengambil sampel darah, feses, dan rambut untuk mendukung analisis laboratorium lebih lanjut. Sebagai bagian dari identifikasi dan pemantauan jangka panjang, tim memasang microchip pada tubuh orang utan tersebut.

Evakuasi ke Pusat Rehabilitasi

Setelah penanganan awal selesai, Sampurna dievakuasi ke Pusat Penyelamatan dan Rehabilitasi Orangutan YIARI di Sungai Awan Kiri. Di sana, satwa akan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh, termasuk evaluasi kemungkinan kerusakan atau gangguan pada paru-paru serta organ dalam lainnya akibat paparan asap berkepanjangan.

Sebelum ditemukan dalam kondisi kritis, Sampurna sebenarnya telah termonitor oleh tim Orangutan Protection Unit (OPU) YIARI pada 16 Agustus 2026 di sekitar lokasi penyelamatan. Pada saat itu, orang utan masih berpindah-pindah secara aktif. Namun, dalam kurun waktu kurang dari dua pekan, kondisi berubah drastis seiring memburuknya kebakaran di kawasan tersebut.

Peringatan dari BKSDA: Karhutla Tekan Satwa Liar

Kepala BKSDA Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane, menyampaikan bahwa kebakaran di sekitar habitat dan ruang jelajah satwa perlu mendapat perhatian serius karena dapat memengaruhi pergerakan serta kondisi fisik satwa liar secara langsung.

“Kebakaran tidak hanya berdampak terhadap tutupan lahan, tetapi juga berpotensi memberikan tekanan terhadap satwa liar yang berada di sekitarnya. Karena itu, pemantauan terhadap pergerakan satwa di wilayah terdampak juga penting dilakukan. Kami mengapresiasi laporan masyarakat dan kerja sama seluruh pihak sehingga orang utan ini dapat segera mendapatkan pertolongan.”

Murlan menekankan bahwa evakuasi ini merupakan hasil kerja sama antara BKSDA Kalimantan Barat dan YIARI dalam menyelamatkan satu individu orang utan jantan dewasa yang ditemukan lemah di kebun sawit masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya pelaporan cepat dari warga sebagai kunci keberhasilan penyelamatan satwa liar di lapangan.

Konteks Lebih Luas: Ancaman Karhutla bagi Populasi Orang Utan

Kalimantan Barat merupakan salah satu kantong populasi orang utan terbesar di Indonesia. Spesies ini sangat bergantung pada tutupan hutan yang utuh untuk mencari makanan, membangun sarang, dan menghindari predator. Ketika kebakaran melanda, asap tebal mengandung partikel halus dan gas beracun yang dapat masuk ke saluran pernapasan primata, menyebabkan peradangan, penyumbatan, hingga kegagalan fungsi paru.

Kasus Sampurna bukan kejadian tunggal. Setiap musim kemarau, kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan kerap memaksa satwa liar meninggalkan kawasan hutan dan masuk ke wilayah permukiman atau perkebunan. Tanpa akses air bersih dan udara bersih, satwa yang sudah lemah akibat dehidrasi dan paparan asap berisiko tinggi mengalami komplikasi fatal. Kecepatan respons tim penyelamat dan keterlibatan masyarakat dalam melaporkan keberadaan satwa menjadi faktor penentu apakah seekor orang utan dapat diselamatkan atau tidak.

Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa perlindungan satwa liar tidak bisa dipisahkan dari upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Selama karhutla masih terjadi secara berulang di kawasan yang menjadi ruang jelajah orang utan, ancaman terhadap kelangsungan hidup spesies ini akan terus nyata dan mendesak.

Frequently Asked Questions

What is Asap Karhutla Memprihatinkan Sampai Bikin Orang?

Asap Karhutla Memprihatinkan Sampai Bikin Orang is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Asap Karhutla Memprihatinkan Sampai Bikin Orang matter?

Asap Karhutla Memprihatinkan Sampai Bikin Orang matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment