Berita

Kunjungi SMPN 1 Pandeglang, Mentrans Dorong Siswa Aktif Ikut Organisasi

kementerian-atrbpn-gaet-tim-ekspedisi-patriot-kebut-program-trans-tuntas-1788185623506_169
Foto : Patricia Brown - beritanew.com
Daftar Isi
  1. Menteri Transmigrasi Sambangi Sekolah Lama, Ajak Pelajar Berani Berorganisasi
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Menteri Transmigrasi Sambangi Sekolah Lama, Ajak Pelajar Berani Berorganisasi

Beritanew.com – Kunjungi SMPN 1 Pandeglang Mentrans menjadi sorotan ketika Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara melangkahkan kaki kembali ke bangku sekolah menengah pertama tempatnya dulu menuntut ilmu. Senin, 31 Agustus 2026, ratusan siswa dan tenaga pendidik di Pandeglang, Banten, menyaksikan pesan yang jauh melampaui silaturahmi biasa: jadikan organisasi intra sekolah dan program ekstrakurikuler sebagai tulang punggung pembentukan karakter, bukan sekadar aktivitas pelengkap di luar jam pelajaran.

Kenangan yang Membentuk Karakter

Bagi Iftitah, hubungan dengan almamater tersebut bersifat sangat personal. Di masa remaja ia aktif memimpin OSIS dan mengikuti kegiatan Pramuka. Pengalaman merancang agenda, mengelola konflik internal tim, serta mempertanggungjawabkan setiap keputusan menjadi bekal kompetensi yang menopang seluruh perjalanan pendidikannya hingga kini menduduki jabatan kementerian.

“Pengalaman di organisasi OSIS dan Pramuka cukup membekali kehidupan saya selanjutnya. Libatkan diri dalam organisasi untuk membangun karakter.”

Ia menegaskan bahwa sekolah bukan arena mengejar angka rapor semata, melainkan ruang memperluas cakrawala, mengenali minat pribadi, dan mengasah karakter secara utuh.

Nilai yang Melampaui Jabatan Pengurus

Melalui kunjungan SMPN 1 Pandeglang Mentrans ini, Iftitah menekankan bahwa manfaat keterlibatan organisasi tidak terbatas pada mereka yang duduk di posisi pengurus. Proses merancang kegiatan, menghadapi gesekan internal, bekerja lintas minat, dan menyelesaikan tanggung jawab membentuk kompetensi yang dapat dipindahkan ke setiap ranah kehidupan dewasa. Ia mengingatkan agar siswa tidak mereduksi pengalaman sekolahnya menjadi akumulasi nilai akademik semata.

“Kembangkan rasa ikhlas dalam belajar dan bekerja. Datang ke sekolah bukan sekadar untuk mencari nilai, tetapi untuk menuntut ilmu.”

Ia juga meluruskan persepsi tentang kepemimpinan. Memimpin bukan soal gelar, piala, atau pengakuan sosial, melainkan kesediaan memikul beban tanggung jawab dan menghasilkan manfaat nyata bagi orang lain di sekitar.

“Jadi Ketua OSIS itu tidak selalu enak karena harus mengemban tanggung jawab. Tetapi ikutlah OSIS dan berbagai kegiatan sekolah. Beranilah mengambil peran.”

Dukungan Finansial dan Penguatan Infrastruktur

Sebagai wujud terima kasih sekaligus langkah konkret memperkuat ekosistem karakter siswa, Iftitah menyalurkan dana pribadi sebesar Rp10 juta masing-masing kepada lima unit kegiatan: OSIS, Pramuka, Palang Merah Remaja, program kesenian, dan klub bola basket. Di luar alokasi itu, ia menyisihkan Rp5 juta untuk operasional perpustakaan serta Rp100 juta bagi pembangunan musala sekolah. Total investasi tersebut ditujukan untuk memperluas ruang belajar, berorganisasi, berolahraga, mengekspresikan diri secara artistik, beribadah, dan menumbuhkan kepedulian sosial.

Ia juga berkomitmen merenovasi ruang OSIS yang dahulu ia tempati sebagai ketua. Melalui Iftitah Foundation, dukungan operasional Rp1 juta per bulan dialokasikan kepada OSIS aktif, berlaku mulai 1 Januari 2027 hingga 31 Desember 2030. Sebagian dana bul

Frequently Asked Questions

What is Kunjungi SMPN 1 Pandeglang Mentrans Dorong?

Kunjungi SMPN 1 Pandeglang Mentrans Dorong is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kunjungi SMPN 1 Pandeglang Mentrans Dorong matter?

Kunjungi SMPN 1 Pandeglang Mentrans Dorong matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment