4 Fakta Terkini soal OTT KPK di BNPB
4 Fakta Terkini soal OTT KPK di BNPB
Beritanew.com – 4 Fakta Terkini soal OTT KPK di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjadi perhatian publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan atau OTT dan mengamankan sejumlah pihak untuk dimintai keterangan.
Informasi mengenai operasi tersebut mencuat pada Selasa (13/10/2026). Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan bahwa ada beberapa orang yang diamankan dalam kegiatan penindakan tersebut.
"Ada beberapa pihak yang sudah diamankan dan sedang diminta keterangan," kata Setyo kepada wartawan, Selasa (13/10/2026).
Para pihak yang diamankan ketika itu masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam setelah OTT untuk melakukan pemeriksaan awal dan menentukan langkah hukum berikutnya. Berikut rangkuman fakta yang telah disampaikan KPK dan BNPB.
1. Sebanyak 14 Orang Diamankan
Dalam OTT KPK di BNPB, tim KPK mengamankan total 14 orang. Salah satu pihak yang turut diamankan ialah Sekretaris Utama atau Sestama BNPB, Rustian. Selain itu, terdapat pejabat pembuat komitmen (PPK), pihak lain di lingkungan terkait, serta unsur swasta.
"Confirm bahwa telah terjadi peristiwa tangkap tangan dugaan tindak pidana korupsi, di mana dalam peristiwa ini tim KPK mengamankan sejumlah 14 orang," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Bantul, Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).
Budi menjelaskan pihak yang diamankan berasal dari beberapa unsur. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan tindak pidana korupsi dan keterkaitan masing-masing pihak dalam perkara tersebut.
2. Uang Tunai dan Logam Mulia Turut Diamankan
Selain membawa sejumlah orang untuk diperiksa, KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai dan logam mulia emas. Nilai uang tunai yang dihitung pada tahap awal disebut mencapai sekitar Rp 1,4 miliar.
"Untuk uang tunai, hitungan awal oleh tim senilai sekitar Rp 1,4 miliar," ujar Budi.
Temuan barang bukti ini masih menjadi bagian dari pendalaman penyidik. KPK belum memaparkan secara rinci asal uang maupun kaitan spesifik barang bukti tersebut dengan dugaan perkara yang sedang ditangani.
3. Dugaan Perkara Berkaitan dengan Dana Siap Pakai Bencana
Fakta penting dalam 4 Fakta Terkini soal OTT KPK ini adalah dugaan perkara yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB. KPK menyebut salah satu aspek yang didalami berkaitan dengan penggunaan dana siap pakai untuk kebencanaan.
"Ini masih kami akan dalami, bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai ya untuk kebencanaan," kata Budi.
KPK belum merinci pengadaan untuk penanganan bencana apa yang sedang diselidiki maupun bentuk dugaan penyimpangannya. Detail mengenai penggunaan dana dan pengadaan barang atau jasa tersebut disebut akan disampaikan dalam konferensi pers setelah proses pendalaman berjalan.
Karena pemeriksaan masih berlangsung, publik diminta menunggu keterangan resmi KPK. Status hukum para pihak yang diamankan juga baru dapat dipastikan setelah KPK menyelesaikan pemeriksaan dalam batas waktu yang berlaku.
4. BNPB Menyatakan Menghormati Proses Hukum
BNPB menyatakan menghormati proses dan prosedur hukum yang dilakukan KPK. Juru bicara BNPB Berton Padjaitan menegaskan lembaganya tetap menjunjung asas praduga tak bersalah terhadap seluruh pihak yang diperiksa.
"BNPB menghormati sepenuhnya proses dan prosedur hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. BNPB menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah," kata Berton, Selasa (13/10/2026).
BNPB juga menyatakan akan bersikap kooperatif dengan memberikan data dan akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Berton menegaskan BNPB tidak akan melakukan intervensi terhadap penyelidikan maupun penyidikan oleh aparat penegak hukum.
Pimpinan BNPB telah menginstruksikan Inspektorat Utama BNPB untuk melakukan penelusuran internal serta pengamanan dokumen. Di tengah proses hukum ini, jajaran BNPB diimbau tetap menjalankan tugas penanggulangan bencana dan pelayanan kemanusiaan.
FAQ 4 Fakta Terkini soal OTT KPK
Berapa orang yang diamankan dalam OTT KPK di BNPB?
KPK mengamankan 14 orang, termasuk Sestama BNPB Rustian, PPK, pihak lain, dan unsur swasta.
Apakah seluruh pihak yang diamankan sudah menjadi tersangka?
Belum. Saat informasi tersebut disampaikan, mereka masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum setelah operasi tangkap tangan.
Barang bukti apa yang diamankan KPK?
KPK mengamankan uang tunai dengan hitungan awal sekitar Rp 1,4 miliar serta logam mulia emas. Rincian kaitannya dengan perkara masih didalami.
Apa dugaan perkara dalam OTT KPK di BNPB?
Dugaan perkara berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan. KPK belum memerinci bencana maupun pengadaan yang menjadi fokus perkara.